RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, RANTAU – Upaya menekan angka kecelakaan kerja di sektor konstruksi terus diperkuat. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tapin menggelar pelatihan dan uji sertifikasi Petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Rabu (29/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas PUPR Tapin ini diikuti 20 peserta dari berbagai bidang, serta menghadirkan perwakilan Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin, Bidang Bina Konstruksi Provinsi Kalsel, dan asesor dari LSP Astekindo.
Kepala Dinas PUPR Tapin, Yustan Azidin, menegaskan pentingnya penerapan K3 dalam setiap pekerjaan konstruksi. Menurutnya, aspek keselamatan bukan sekadar pelengkap, melainkan keharusan.
“Keselamatan kerja itu krusial. Melalui pelatihan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran dan kemampuan peserta dalam mencegah kecelakaan di lapangan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini berkelanjutan dan mampu mencetak sumber daya manusia yang kompeten di bidang K3, bahkan menuju target zero accident di setiap proyek.
Sementara itu, Kepala Bidang Jasa Konstruksi PUPR Tapin, Aay Muhaimin, menjelaskan pelatihan ini juga bertujuan meningkatkan kompetensi ASN sekaligus memastikan standar kerja sesuai aspek keselamatan, keamanan, dan kesehatan kerja.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pengakuan kompetensi resmi melalui sertifikasi sesuai standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“Kami berharap peserta bisa menjadi ujung tombak penerapan K3 di unit kerja masing-masing,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan pimpinan, termasuk penyediaan anggaran dan fasilitas, serta peran asesor dan panitia yang memastikan kegiatan berjalan lancar.
“Kami minta peserta mengikuti kegiatan ini dengan serius agar ilmu yang didapat benar-benar bisa diterapkan di lapangan,” pungkasnya.
Editor : Eddy Hardiyanto