Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Layani Ribuan Pasien Tiap Bulan, Keterbatasan Ruangan dan SDM jadi PR RSUD PJS Kotabaru 

Jumain Radar Banjarmasin • Selasa, 28 April 2026 | 12:23 WIB
FKP: Forum Konsultasi Publik (FKP) yang diadakan RSUD PJS Kotabaru. (Foto: Diskominfo Kotabaru) 
FKP: Forum Konsultasi Publik (FKP) yang diadakan RSUD PJS Kotabaru. (Foto: Diskominfo Kotabaru) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM,- Kotabaru – RSUD Pangeran Jaya Sumitra (PJS) Kotabaru harus terus berbenah. 

Sebagai upaya mendongkrak kualitas pelayanan medis agar semakin prima, manajemen rumah sakit plat merah ini menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Meeting Room Lantai 5 Hotel Grand Surya Kotabaru, Selasa (28/4).

Forum ini bukan sekadar seremoni. Ini menjadi wadah curhat sekaligus serap aspirasi strategis bagi para pemangku kepentingan. 

 

Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD PJS, dr H Aswin Febria, blak-blakan soal kondisi lapangan.

Sebagai garda terdepan yang siaga 24 jam, beban kerja IGD terbilang tinggi. Bahkan dalam satu bulan, rata-rata kunjungan pasien mencapai hampir 1.000 orang.

“Target kami, response time atau waktu penanganan pasien kurang dari lima menit sejak tiba. Pelayanan diberikan murni berdasarkan tingkat kegawatdaruratan, tanpa memandang status jaminan pasien. Apalagi Kotabaru sudah menyandang status Universal Health Coverage (UHC),” tegas dr Aswin.

Meski begitu, dr Aswin tak menampik adanya kerikil dalam pelayanan. Keterbatasan ruang, sumber daya, hingga sistem rujukan yang belum optimal masih menjadi pekerjaan rumah (PR). Namun, perbaikan terus digenjot melalui penguatan alur layanan dan evaluasi rutin.

Langkah RSUD PJS ini mendapat dukungan penuh dari Pemkab Kotabaru. Sekdakab Kotabaru, H Eka Saprudin, yang membuka acara tersebut, meminta agar kritik dari masyarakat tidak dianggap angin lalu.

“Forum ini sangat penting untuk evaluasi. Kritik dan masukan masyarakat harus jadi vitamin untuk meningkatkan mutu pelayanan. Karena kesehatan adalah kebutuhan dasar yang paling krusial,” ujar Sekda.

Sekda juga menitipkan pesan khusus bagi para tenaga medis, agar melayani dengan senyum. Ia menekankan pentingnya sikap ramah, ikhlas, dan profesional. Selain itu, inovasi sistem penilaian kepuasan masyarakat digital juga didorong agar lebih mudah diakses publik.

Dalam acara tersebut, juga dihadiri perwakilan BPJS Kesehatan, organisasi profesi, Dewan Pengawas RS, hingga jajaran SKPD terkait. 

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh Plh Direktur RSUD PJS, dr Nasar Radfan, sebagai bukti komitmen bersama membawa RSUD PJS ke arah yang lebih baik.

Editor : Sutrisno
#Kotabaru #Rumah Sakit