Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bupati HSU Siap Pimpin Perang Lawan Narkoba, Satgas Diminta Turun Tanpa Kompromi

M Akbar Radar Banjarmasin • Senin, 27 April 2026 | 18:05 WIB
BERANTAS NARKOBA:Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten HSU, H Sahrujani dan Hero Setiawan, bersama Ketua DPRD HSU dan unsur Forkopimda saat memimpin rapat koordinasi P4GN di Aula Kejar Membangun Setda HSU, Senin (27/4/2026).(Foto:M Akbar/Radar Banjarmasin) 
BERANTAS NARKOBA:Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten HSU, H Sahrujani dan Hero Setiawan, bersama Ketua DPRD HSU dan unsur Forkopimda saat memimpin rapat koordinasi P4GN di Aula Kejar Membangun Setda HSU, Senin (27/4/2026).(Foto:M Akbar/Radar Banjarmasin) 
 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Komitmen pemberantasan narkotika di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) ditegaskan dalam Rapat Tim Fasilitasi Koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Senin (27/4/2026).
 
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kejar Membangun Setda HSU itu dihadiri jajaran pimpinan daerah hingga aparat penegak hukum.
 
Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan dan Ketua DPRD HSU, H Fadilah. Sekda HSU, Adi Lesmana dan Wakil Ketua DPRD HSU, H Mawardi, serta unsur Forkopimda dan instansi terkait, termasuk Balai POM Tabalong.
 
H Sahrujani menegaskan langkah yang telah dilakukan saat ini sudah berada di jalur yang tepat. Namun, ia mengingatkan agar upaya pemberantasan narkoba tidak berhenti pada forum rapat semata.
 
“Apa yang dilakukan ini sudah sangat bagus. Tapi jangan cuma dirundingkan. Harus ada aksi nyata. Saya siap di depan untuk memimpin pemberantasan narkoba di HSU,” tegasnya.
 
Menurutnya, persoalan narkoba di HSU masih menjadi ancaman serius. Bahkan, masyarakat kerap mengetahui aktivitas peredaran, namun enggan melapor karena rasa takut.
 
Ia juga menyinggung keberadaan tempat karaoke yang sempat beroperasi dan langsung ditertibkan oleh Pemerintah Daerah.
 
“Yang sempat buka, langsung kita minta tutup. Ini bagian dari komitmen kita menjaga daerah,” ujarnya.
 
Sahrujani mengungkapkan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. Bahkan, beberapa hari lalu dirinya bertemu langsung dengan Irjen Pol Agus Irianto dari biro hukum BNN RI untuk menyampaikan kondisi riil permasalahan narkoba di daerah.
 
“Kami sangat serius dan intens dalam pemberantasan narkoba. DPRD dengan caranya, pemkab dengan caranya, begitu juga aparat penegak hukum. Semua harus kompak,” katanya.
 
Ia menambahkan meningkatnya jumlah pengungkapan kasus narkoba menjadi indikasi kerja yang mulai menunjukkan hasil. Namun demikian, ia meminta seluruh pihak tidak cepat berpuas diri.
 
“Kada mati diperundingan. Ayo bergerak, satgas harus turun. Mari perangi bandar narkoba. Kasihan korban, itu warga kita,” tegasnya.
 
Sementara itu, H Fadilah menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas pemerintah daerah dalam menekan peredaran narkoba.
 
Ia memastikan DPRD HSU siap mengawal kebijakan yang sejalan dengan visi Bupati.
 
Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD HSU, H Mawardi. Ia mengapresiasi sikap tegas bupati yang melibatkan berbagai unsur, termasuk aparat penegak hukum. “Jangan ada kelas, baik kakap maupun kecil semua harus ditindak. Semua harus diberantas,” ujarnya.
 
Mawardi juga menyebut semangat pemberantasan narkoba harus sejalan dengan semangat kebangkitan daerah. “Kalau kemarin HSU Bangkit Berlari, hari ini kita gaungkan HSU Bangkit Berantas Narkoba,” tambahnya.
 
Di sisi lain, Ketua MUI HSU, KH Said Masrawan Lc menilai persoalan narkoba bukan sekadar masalah hukum, tetapi juga menjadi tanggung jawab moral dan keagamaan. “Permasalahan narkoba ini adalah jihad yang harus diberantas bersama,” tegasnya.
 
Sebelumnya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) HSU, H Amberani menegaskan pihaknya siap memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung program P4GN di daerah.
 
Menurutnya, peran aktif masyarakat menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. “Kesbangpol siap memfasilitasi dan memperkuat sinergi antarinstansi. Namun yang paling penting adalah keberanian masyarakat untuk melapor. Tanpa dukungan masyarakat, upaya ini tidak akan maksimal,” ujarnya.
Editor : Fauzan Ridhani
#Hero Setiawan #Sahrujani #Amuntai #Pemkab HSU #Kabupaten Hulu Sungai Utara