Maulana Radar Banjarmasin• Minggu, 26 April 2026 | 15:11 WIB
TANAM POHON – Komunitas Papelingasih Batola bersama wartawan yang melakukan peliputan di Barito Kuala, dan instansi terkait melakukan penanaman bibit pohon di Jejangkit Eco Park, Minggu (25/4/2026).//maulana
RADAR BANJARMASIN.JAWA POS.COM, Banjarmasin – Peringatan Hari Bumi Sedunia 2026 di Kabupaten Barito Kuala diisi dengan aksi nyata. Komunitas pecinta lingkungan, Pepelingasih (Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih) Kabupaten Baruto Kuala, menggelar penanaman pohon di Jejangkit Eco Park, Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Minggu (25/4/2026) pagi.
Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dispora Barito Kuala, Rumah Zakat Marabahan, serta sejumlah awak media.
Puluhan bibit pohon ditanam di kawasan tersebut. Di antaranya pohon pelindung seperti durian, mahoni, dan blangeran, serta tanaman produktif seperti sirsak, pinang, dan pulantan.
Ketua Pepelingasih Batola, Bawaihi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bumi yang mengusung tema "Satu Aksi, Sejuta Transformasi, Hijaukan Aksi, Bangkitkan Generasi."
Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk Disbudporapar Barito Kuala yang memberikan izin penggunaan lokasi, DLH yang menyediakan lebih dari 50 bibit pohon, Rumah Zakat sebagai mitra kolaborasi, serta media dan para relawan.
"Penanaman pohon ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk komitmen kami untuk menjaga lingkungan bagi generasi mendatang,"ujarnya.
Menurutnya, pemilihan jenis tanaman juga telah disesuaikan dengan kondisi alam di kawasan Ecopark Jejangkit agar dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat ekologis.
Ia berharap, aksi ini mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan berani memulai langkah kecil yang berdampak besar.
"Bumi yang lestari adalah warisan terbaik yang bisa kita tinggalkan. Mari kita jaga dan rawat bersama apa yang sudah kita tanam hari ini,"ujarnya.
Bawaihi menjelaskan, pemilihan lokasi Ecopark Jejangkit bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut dulunya dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Barito Kuala. Namun, seiring perkembangan waktu, kondisinya mulai mengalami penurunan dan kurang terawat.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin kembali menarik minat masyarakat agar datang dan berwisata ke Ecopark Jejangkit. Harapannya, kawasan ini bisa kembali dimanfaatkan dan hidup seperti sebelumnya,"jelasnya.
Ia juga memastikan, tanaman yang ditanam nantinya akan mendapatkan perawatan. "Selain dari komunitas, pengelolaan juga akan dibantu oleh petugas Ecopark agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang,"jelasnya.
Koordinator Rumah Zakat, Mustaqim, menilai kolaborasi ini menjadi langkah tepat dalam memperingati Hari Bumi. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan program Rumah Zakat bertajuk Volunteer Go Green.
"Program ini memang kami arahkan pada aksi nyata, khususnya dalam upaya mitigasi bencana. Bagaimana kami bisa ikut andil dalam pencegahan, atau paling tidak meminimalisir dampak bencana alam," ujarnya.
Ia menambahkan, kawasan Jejangkit dipilih karena termasuk daerah yang rawan banjir. Sehingga, kegiatan yang dilakukan tidak hanya penanaman pohon, tetapi juga aksi bersih-bersih lingkungan serta dukungan pendirian pos segar bagi masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata, baik dari sisi lingkungan maupun sosial,"tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Jejangkit Muara menyampaikan apresiasi atas kepedulian berbagai pihak yang telah memilih wilayahnya sebagai lokasi kegiatan penghijauan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian terhadap Desa Jejangkit Muara. Semoga pohon yang ditanam bisa tumbuh dengan baik dan menghijaukan kembali kawasan ini,"ujarnya.
Ia berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang, khususnya dalam mengurangi risiko bencana alam seperti banjir di wilayah tersebut.
"Semoga ini bisa membantu mengurangi potensi bencana dan membuat lingkungan kami menjadi lebih baik," harapnya.