KANREJAWA PUTE: Sekda Tanah Bumbu Yulian Herawati melempar kue tradisional kepada warga dalam rangkaian Mappanre Ri Tasi’e di Pantai Pagatan, Ahad (26/4). (Foto: Zulqarnain/Radar Banjarmasin)
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Batulicin -Kanrejawa Pute, kue tradisional khas Bugis Pagatan, diperebutkan warga dalam rangkaian kegiatan Mappanre Ri Tasi’e di Pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Tanah Bumbu, Ahad (26/4). Kue ini dibagikan kepada pengunjung dan langsung diserbu warga yang telah menunggu di lokasi.
Kanrejawa Pute merupakan kudapan berbahan dasar putih telur, tepung beras, gula, kanji, dan kelapa setengah tua. Teksturnya renyah dengan perpaduan rasa manis dan gurih.
Bentuknya umumnya memanjang atau oval, meski ada juga yang menyerupai angka delapan. Proses pembuatannya relatif sederhana sehingga masih banyak diproduksi secara tradisional oleh masyarakat.
Pembagian kue dilakukan setelah prosesi melarung sesajen di laut selesai. Sekretaris Daerah Tanah Bumbu, Yulian Herawati, tampak berada di tengah kerumunan dengan mengenakan busana adat.
Dari bawah panggung, ia membagikan Kanrejawa Pute dengan cara melemparkannya ke arah warga.
Warga yang berada di depan langsung mengulurkan tangan. Suasana di bawah panggung begitu padat. Warga saling berdesakan berebut menangkap kue yang dilempar.
Yulian menyebut pesta pantai ini mencerminkan semangat kebersamaan dan persatuan yang sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu, termasuk bagi masyarakat nelayan.
"Semoga nilai-nilai tersebut bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," katanya.