RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Halaman rumah sederhana di Kecamatan Haur Gading terasa lebih hidup dari biasanya. Sejumlah warga berkumpul, sebagian berdiri di beranda, lainnya duduk santai sambil menanti kedatangan rombongan. Di antara mereka, senyum para lanjut usia (lansia) tampak tak bisa disembunyikan.
Sabtu (25/4/2026), Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), H Sahrujani datang membawa lebih dari sekadar bantuan. Ia membawa perhatian, sesuatu yang sering kali jauh lebih berarti bagi mereka yang telah memasuki usia senja.
Satu per satu, bantuan diserahkan. Kursi roda dan paket sembako diberikan secara simbolis kepada para penerima. Di antaranya, H Syahran dari Desa Sungai Limas, Hj Nurmayah, Nuriyah, hingga Hj Aisyah dari Desa Tuhuran.
Nama-nama yang mungkin sederhana, tetapi menyimpan kisah panjang perjalanan hidup. Bagi sebagian orang, kursi roda mungkin hanya alat bantu.
Namun, bagi mereka, itu adalah harapan baru untuk kembali bergerak lebih leluasa, untuk tetap bisa bersilaturahmi, bahkan sekadar menikmati udara pagi di halaman rumah.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa membantu warga kita yang sudah berusia lebih dari 90 tahun,” ujar Sahrujani.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memudahkan aktivitas para lansia, baik untuk beribadah maupun menjalani keseharian.
Di sampingnya, Sekretaris Daerah HSU, H Adi Lesmana dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) HSU, Surya Sufi serta jajaran Pemkab HSU lainnya turut mendampingi.
Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya menghadirkan negara lebih dekat dengan masyarakat.
Tak ada seremoni mewah. Namun justru dalam kesederhanaan itulah, makna terasa lebih dalam. Wajah-wajah lansia yang sumringah menjadi bukti bahwa perhatian kecil dapat menghadirkan kebahagiaan besar.
Sahrujani menegaskan kepedulian terhadap masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan akan terus menjadi prioritas Pemerintah Daerah. Ia ingin memastikan tidak ada warga yang merasa sendiri, terlebih di usia senja.
“Kami ingin seluruh masyarakat HSU mendapatkan perhatian yang layak. Bantuan ini semoga bisa memberi manfaat dan menambah semangat,” katanya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-74 Kabupaten HSU. Namun, lebih dari itu, momen ini menjadi pengingat bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur atau angka-angka pertumbuhan.
Di Haur Gading, pembangunan juga hadir dalam bentuk lain dalam genggaman tangan yang membantu, dalam kursi roda yang menggerakkan harapan, dan dalam sembako yang menguatkan kehidupan sehari-hari.
Di balik senyum para lansia, tersimpan pesan sederhana. Kepedulian, sekecil apapun, selalu menemukan jalannya untuk berarti.
Editor : Fauzan Ridhani