RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Paringin - Keluhan terkait pelayanan air bersih di Kabupaten Balangan mendapat perhatian serius dari jajaran legislatif.
Guna memastikan kelancaran distribusi ke pelanggan, Komisi III DPRD Balangan melakukan kunjungan lapangan ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) 1 Gunung Pandau milik PT Air Minum (PTAM) Sanggam.
Langkah koordinasi ini diambil sebagai respons atas beberapa kendala teknis yang sempat dikeluhkan masyarakat. Dewan ingin melihat langsung sejauh mana kesiapan infrastruktur pendukung dalam menjaga stabilitas pasokan air, terutama saat menghadapi kendala operasional di lapangan.
Ketua Komisi III DPRD Balangan, Hafis Ansyari mengungkapkan, kehadiran mereka di pusat pengolahan air tersebut bertujuan untuk melakukan pengawasan sekaligus menyerap informasi mengenai kendala yang dihadapi manajemen.
Melalui pemantauan langsung, diharapkan ada sinkronisasi antara harapan masyarakat dengan kapasitas teknis yang dimiliki perusahaan.
"Kunjungan PTAM Sanggam untuk menindaklanjuti beberapa laporan warga terkait pelayanan air bersih. Kami ingin memastikan proses pengolahan dan distribusi berjalan optimal," ujar Hafis, Jum'at (24/4).
Hafis membeberkan sejatinya DPRD Balangan sudah diskusi bersama manajemen beberapa waktu lalu. Kala itu, komisi III memberikan masukan mengenai pentingnya penguatan sarana pendukung, seperti antisipasi gangguan kelistrikan yang kerap memengaruhi pompa produksi.
Selain itu, dewan juga menanyakan perkembangan penggunaan dana penyertaan modal sebesar Rp20 miliar yang telah dialokasikan pemerintah daerah.
Berdasarkan penjelasan pihak direksi, anggaran tersebut kini mulai direalisasikan untuk memperkuat ketersediaan suku cadang dan pengadaan barang di gudang. Langkah ini dinilai strategis agar setiap ada kerusakan teknis pada jalur distribusi, penanganannya bisa dilakukan dengan lebih cepat tanpa terkendala stok material.
"Berdasarkan keterangan direksi, dana penyertaan modal sudah mulai digunakan untuk pengadaan barang stok di gudang. Hal ini penting agar pelayanan ke depan bisa lebih responsif terhadap gangguan," tambah Hafis.
PTAM Sanggam yang diwakili Direktur Bisnis dan Kabag Teknik menyambut baik masukan dari para wakil rakyat tersebut. Pihak perusahaan menyatakan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan jalur distribusi yang sering mengalami kendala teknis.
Editor : Sutrisno