Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Mulai Terasa, Beberapa Harga Komoditas di HST Masih Tinggi, Intip Daftar Lengkapnya!

Jamaluddin Radar Banjarmasin • Jumat, 24 April 2026 | 13:47 WIB
BAHAN POKOK: Harga sejumlah komoditas masih tinggi terutama cabai dan daging sapi. (Foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin).
BAHAN POKOK: Harga sejumlah komoditas masih tinggi terutama cabai dan daging sapi. (Foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin).
 
 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Barabai– Pergerakan harga bahan pokok (Bapok) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) masih berfluktuasi. 
 
Sejumlah komoditas tercatat mengalami kenaikan, sementara sebagian lainnya relatif stabil dan ada yang menurun. 
 
Berdasarkan data Dinas Perdagangan HST, komoditas yang masih berada pada harga tinggi di antaranya cabai dan daging sapi. 
 
Cabai rawit lokal dan cabai rawit hijau masing-masing dibanderol Rp80.000 per kilogram, cabai rawit taji dan cabai rawit tiung Rp70.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp50.000 per kilogram, serta cabai merah besar Rp40.000 per kilogram.
 
Sementara itu, harga daging sapi juga terpantau tinggi. Daging sapi paha belakang, paha depan, has dalam, has luar, dan sendung lemur berada di kisaran Rp150.000 per kilogram. 
 
Sapi beku Rp115.000 per kilogram, daging kerbau beku Rp100.000 per kilogram, dan tetelan Rp60.000 per kilogram.
 
Untuk komoditas beras, harga bervariasi. Beras Unus Mutiara Rp22.500 per kilogram, Beras Siam Unus Rp20.000 per kilogram, Beras Siam Tanggung Rp17.700 per kilogram, Beras Siam Biasa Rp15.000 per kilogram, Beras Sihirang Rp17.750 per kilogram, Beras Premium Rp17.600 per kilogram, dan Beras Medium Bulog Rp13.100 per kilogram.
 
Pada komoditas gula, harga gula pasir putih Rp20.000 per kilogram, gula pasir Gulaku Rp21.000 per kilogram, dan gula pasir Rosebrand Rp20.000 per kilogram.
 
Harga minyak goreng relatif stabil, yakni minyak goreng kemasan Rp20.000 per liter, minyak goreng curah kuning Rp17.000 per liter, minyak goreng bantalan (Fortune) Rp18.000 per liter, dan Minyakita Rp15.700 per liter.
 
Untuk protein hewani lainnya, harga ayam ras Rp32.000 per kilogram dan ayam kampung Rp62.000 per kilogram. Telur ayam ras Rp32.000 per kilogram, telur ayam kampung Rp36.000 per kilogram, dan telur itik Rp39.000 per kilogram.
 
Komoditas bawang juga terpantau stabil, yakni bawang merah Rp50.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, bawang bombai Rp40.000 per kilogram, dan bawang prai Rp40.000 per kilogram.
 
Pada kelompok kacang-kacangan dan biji-bijian, harga kacang tanah Rp40.000 per kilogram, kacang kedelai impor Rp15.000 per kilogram, kacang kedelai lokal Rp20.000 per kilogram, kacang hijau lokal Rp5.000 per kilogram, kacang bubur Rp28.000 per kilogram, dan jagung pipilan kuning Rp15.000 per kilogram.
 
Untuk bahan pokok lainnya, tepung terigu Bogasari Rp11.000 per kilogram, tepung terigu Segitiga Biru Rp13.000 per kilogram, tepung curah Semar Rp11.000 per kilogram, mie instan Rp3.000 per bungkus, garam cap layar Rp10.000 per kilogram, dan garam curah Rp5.000 per kilogram.
 
Komoditas sayur dan buah relatif terjangkau, seperti pisang ambon Rp30.000 per kilogram, jeruk lokal Rp10.000 per kilogram, singkong Rp5.000 per kilogram, kentang Rp20.000 per kilogram, wortel Rp20.000 per kilogram, dan kol Rp10.000 per kilogram.
 
Sementara itu, komoditas ikan dan hasil olahan turut bervariasi. Ikan nila Rp43.000 per kilogram, ikan haruan Rp75.000 per kilogram, ikan papuyu Rp60.000 per kilogram, ikan bandeng Rp35.000 per kilogram, ikan patin Rp35.000 per kilogram. 
 
Tempe Rp80.000 per kilogram, tahu Rp12.000 per bungkus, ikan asin teri Rp70.000 per kilogram, ikan asin telang Rp20.000 per kilogram, serta udang basah sedang Rp50.000 per kilogram.
 
Adapun untuk sayuran segar, harga tomat Rp20.000 per kilogram, sawi hijau Rp15.000 per kilogram, timun Rp5.000 per kilogram, dan kangkung Rp10.000 per kilogram.
 
Kepala Dinas Perdagangan HST, Irfan Sunarko, mengatakan pergerakan harga bahan pokok masih dalam tahap pemantauan dan dipengaruhi distribusi serta ketersediaan barang di pasar.
 
“Beberapa komoditas memang mengalami kenaikan, terutama cabai dan daging. Namun sebagian besar bahan pokok lainnya masih relatif stabil,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
 
Irfan menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan rutin untuk memastikan stabilitas harga di pasaran.
 
“Kami akan terus memantau perkembangan harga dan memastikan distribusi berjalan lancar agar tidak terjadi lonjakan yang signifikan,” tutupnya.
Editor : Arif Subekti
#harga #komoditas #Naik #HST