Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pemkab HSU Gandeng Fakultas Pertanian ULM ! Percepat Agrominapolitan hingga Revitalisasi Folder Alabio

M Akbar Radar Banjarmasin • Jumat, 24 April 2026 | 10:05 WIB
KERJA SAMA: Wakil Bupati HSU Hero Setiawan (tengah) saat memimpin audiensi bersama Fakultas Pertanian ULM di Gedung Arsip Amuntai.
KERJA SAMA: Wakil Bupati HSU Hero Setiawan (tengah) saat memimpin audiensi bersama Fakultas Pertanian ULM di Gedung Arsip Amuntai.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mulai mempercepat penguatan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Langkah ini ditandai dengan audiensi bersama Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Gedung Arsip Lantai 2, Kamis (23/4/2026).

Wakil Bupati HSU Hero Setiawan hadir mewakili Bupati HSU H. Sahrujani. Ia menegaskan, arah pembangunan daerah berpijak pada visi HSU Bangkit sebagai pusat agrominapolitan yang berkeadilan, unggul, dan kreatif.

Dari 21 program unggulan yang disiapkan, lima di antaranya difokuskan langsung pada penguatan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Salah satu program utama adalah Sitani (Sistem Pertanian Terintegrasi), yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi melalui pendekatan lintas sektor.

Tak hanya itu, perhatian juga tertuju pada revitalisasi Folder Alabio. Infrastruktur pengendalian air yang telah berusia lebih dari satu abad itu kini mulai mengalami penurunan fungsi dan membutuhkan penanganan serius.

“Melalui forum ini, kami berharap ada masukan strategis dari akademisi untuk revitalisasi Folder Alabio,” ujar Hero.

Di sektor peternakan, pengembangan sistem closed loop itik Alabio menjadi prioritas. Saat ini, sekitar 20 persen produksi itik Kalimantan Selatan berasal dari HSU, dengan produksi lebih dari satu juta ekor per tahun.

Padahal, potensi riilnya jauh lebih besar, mencapai sekitar 100 ribu ekor per pekan atau lebih dari lima juta ekor per tahun.

Hero optimistis, dengan pengelolaan yang tepat dan kolaborasi lintas sektor, HSU mampu menjadi pemasok utama kebutuhan itik, tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian ULM, Prof. Ir. Akhmad Rizali Saidy, mengapresiasi langkah Pemkab HSU yang membuka ruang kolaborasi dengan akademisi.

Ia mengungkapkan, pihaknya membawa tim khusus, termasuk tim Kuliah Kerja Nyata (KKN), untuk menindaklanjuti kerja sama di lapangan.

Kajian revitalisasi Folder Alabio akan dimulai dari pengumpulan data, mulai dari aspek sejarah, kondisi terkini, hingga kebutuhan pengembangan ke depan.

Hasil kajian tersebut rencananya akan dibahas dalam forum seminar internasional dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk narasumber dari luar negeri.

Audiensi ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik dalam mendorong pembangunan sektor agro-minapolitan di HSU secara berkelanjutan.

Editor : Eddy Hardiyanto
#gandeng #agrominapolitan #Pemkab HSU #ULM