Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sri Huriyati Hadi Sebut Perempuan Berdaya dan Anak Terlindungi Kunci Indonesia Emas

M Dirga • Kamis, 23 April 2026 | 14:39 WIB
ash
SEMANGAT KARTINI: Ketua TP PKK Balangan Hj Sri Huriyati Hadi menekankan pentingnya penguatan peran perempuan di berbagai sektor pembangunan.(Foto:Humas DPRD Balangan)
 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PARINGIN - Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Balangan menjadi momentum penting untuk mempertegas posisi perempuan dalam pembangunan daerah. Mengangkat tema Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045, visi ini menempatkan peran ibu dan perlindungan generasi muda sebagai prioritas utama di Bumi Sanggam.
 
Anggota DPRD Kabupaten Balangan, yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Balangan, Hj Sri Huriyati Hadi menyatakan bahwa perempuan memiliki peran sangat strategis. Keterlibatan perempuan di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk membangun fondasi keluarga yang kokoh.
 
Bagi perempuan yang akrab disapa Bunda Sri ini, keberdayaan seorang perempuan merupakan modal awal dalam mencetak generasi yang kompetitif. Jika akses terhadap peningkatan kapasitas diri terbuka lebar, maka kesejahteraan keluarga akan lebih mudah terwujud.
 
"Perempuan yang berdaya akan mampu menjadi pilar utama dalam menciptakan keluarga yang kuat dan sejahtera. Dari keluarga yang kuat inilah akan lahir generasi yang berkualitas," ujar Hj Sri Huriyati Hadi, Kamis (23/4/2026).
 
Lebih lanjut, isteri Bupati Balangan Abdul Hadi ini juga menyoroti kerentanan anak-anak terhadap berbagai bentuk kekerasan. Ia menegaskan bahwa perlindungan anak harus dilakukan secara kolektif, mulai dari pemenuhan hak pendidikan hingga jaminan keamanan di lingkungan sosial. 
 
Keterkaitan antara ibu yang berdaya dengan keselamatan anak dinilai sebagai satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. SDM unggul yang diimpikan pada tahun 2045 mendatang sangat bergantung pada bagaimana pola asuh dan perlindungan yang diberikan sejak dini.
 
"Ketika perempuan berdaya, maka anak-anak akan lebih terlindungi. Ini menjadi kunci dalam menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045," tegasnya.
 
Menutup arahannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kebijakan untuk memberikan ruang lebih luas bagi perempuan dalam berkontribusi. Semangat Kartini diharapkan tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi diimplementasikan dalam kebijakan yang memihak pada kepentingan perempuan dan anak di Balangan.
Editor : Fauzan Ridhani
#Ketua TP PKK #DPRD Balangan #Kabupaten Balangan #paringin #hari kartini