Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ada Jemaah Banjarbaru yang Hilang di Arab Saudi Tahun Lalu, Kemenhaj Perketat Pengawasan Haji Lansia

Sheilla Farazela • Kamis, 23 April 2026 | 11:35 WIB
JANGAN TERPISAH: Rombongan jemaah haji tahun 2025 lalu. (Foto: Sheilla Farazela /Radar Banjarmasin)
JANGAN TERPISAH: Rombongan jemaah haji tahun 2025 lalu. (Foto: Sheilla Farazela /Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Insiden hilangnya jemaah haji asal Banjarbaru, Hasbullah Ihsan (72), pada musim haji 2025 menjadi pelajaran penting bagi penyelenggara. Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kalsel menegaskan tidak ingin kejadian serupa terulang. Tahun ini, pengawasan jemaah—terutama lansia dan risiko tinggi—dipastikan diperketat.

Kepala Kanwil Kemenhaj Kalsel, Eddy Khairani menegaskan pendampingan jemaah kini menjadi prioritas utama. “Pendampingan kita perkuat, terutama bagi jemaah lansia dan yang memiliki riwayat penyakit,” ujarnya.

Pengawasan akan dilakukan secara berlapis. Tidak hanya oleh petugas haji, tetapi juga melibatkan tenaga kesehatan serta penguatan solidaritas antarjemaah dalam satu rombongan. Jemaah pun diimbau disiplin, tidak beraktivitas sendirian, dan selalu berada dalam kelompok sesuai jadwal ibadah.

Dari sisi kesehatan, Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan juga mengambil langkah preventif. Sebanyak 30 tenaga medis—terdiri dari 15 dokter dan 15 perawat—disiapkan untuk mendampingi 15 kloter.

Kepala Bidang P2P Dinkes Kalsel, Anhar Ihwan menjelaskan skrining gangguan kognitif seperti demensia kini dilakukan lebih awal. Bahkan sejak tahap pendaftaran di daerah. “Kami pastikan saat masuk asrama, kondisi medis jemaah sudah terpantau dengan baik,” tegasnya.

Menariknya, terjadi pergeseran tren penyakit jemaah. Jika sebelumnya hipertensi mendominasi, kini gangguan metabolisme lemak (dislipidemia) menjadi kasus terbanyak. “Ini menjadi perhatian khusus tim medis selama pelaksanaan ibadah haji,” tegas Anhar.

Langkah-langkah ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan jemaah, sekaligus mencegah terulangnya tragedi yang menyisakan duka mendalam. Sebagai pengingat, Hasbullah yang memiliki riwayat demensia dilaporkan keluar dari penginapan di Makkah pada dini hari, 17 Juni 2025, tanpa sepengetahuan rombongan. Ia tak pernah kembali, dan memicu pencarian besar-besaran

Kloter Pertama Segera Berangkat

Dua hari menjelang keberangkatan kloter pertama, seluruh fasilitas di Bandara Internasional Syamsudin Noor dipastikan siap digunakan untuk melayani embarkasi haji 2026. Kloter pertama dijadwalkan terbang pada Jumat dini hari (24/4/2026) pukul 00.05 WITA.

InJourney Airports melalui pengelola bandara memastikan kesiapan menyeluruh. Mulai dari runway, garbarata, eskalator, hingga kesiapan personel yang telah diperiksa secara berkala.

Sebanyak 19 kloter dengan total 6.758 jemaah haji asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah akan diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia tipe Airbus A330-300 berkapasitas 364 penumpang.

General Manager Bandara Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal. “Kami bersyukur kembali dipercaya melayani jemaah haji. Seluruh fasilitas dan koordinasi lintas pihak telah kami siapkan untuk kelancaran penerbangan,” ujarnya.

Untuk meningkatkan kenyamanan, layanan khusus juga disiapkan. Pemeriksaan keamanan penumpang dan barang dilakukan sejak di Asrama Haji Banjarmasin, sehingga proses boarding di bandara menjadi lebih cepat.

Jemaah akan diangkut menggunakan 10 bus dalam kondisi steril dan tersegel dari asrama menuju bandara. Setibanya di bandara, jemaah akan naik ke pesawat melalui eskalator dan garbarata. Sementara itu, jemaah dengan kebutuhan khusus akan difasilitasi menggunakan kursi roda dan lift khusus sebelum menuju pesawat.

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA8881 telah tiba di bandara pada Rabu (22/4/2026) sore, dan siap membawa jemaah menuju Jeddah. Pihak bandara berharap seluruh proses embarkasi hingga penerbangan berjalan lancar, aman, dan selamat

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Kemenhaj #haji #banjarbaru