RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, RANTAU – Upaya menekan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus digencarkan Dinas Pertanian Kabupaten Tapin. Dalam sebulan terakhir, vaksinasi terhadap ternak sapi menunjukkan capaian signifikan.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Tapin, Muhammad Erwin, mengatakan vaksinasi dilakukan secara bertahap dengan prioritas awal pada pedagang ternak, sebelum menjangkau peternak.
“Sudah berjalan sekitar satu bulan. Tahap awal kami fokus ke pedagang, lalu berlanjut ke peternak,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Sejumlah wilayah yang menjadi sentra peternakan seperti Hatungun, Lokpaikat, Salam Babaris, Binuang, hingga Tapin Tengah menjadi fokus utama pelaksanaan vaksinasi.
Untuk mempercepat proses, Dinas Pertanian membagi tim vaksinasi ke beberapa titik agar jangkauan lebih merata.
“Vaksinasi ini gratis. Kami juga mengimbau agar ternak baru segera dilaporkan supaya bisa langsung ditangani,” jelasnya.
Hingga saat ini, lebih dari 1.000 ekor sapi telah divaksin. Program ini ditargetkan rampung pada awal Mei mendatang.
Dari total hampir 10 ribu ekor sapi di Tapin, vaksinasi diprioritaskan pada ternak yang akan dikorbankan saat Iduladha.
“Dengan vaksinasi ini, kami berharap penyebaran PMK bisa ditekan dan kesehatan ternak tetap terjaga,” pungkasnya.
Editor : Eddy Hardiyanto