Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Cetak Sawah Digenjot, Bupati Batola Tekankan Kolaborasi

Maulana Radar Banjarmasin • Kamis, 12 Maret 2026 | 16:16 WIB
TANAM PADI: Bupati Barito Kuala H Bahrul Ilmi bersama Dandim 1005/Batola Letkol Inf Anton Mahriadi,dan sejumlah pihak saat melakukan penanaman padi di kawasan cetak sawah, sebagai upaya mendukung ketahanan pangan.
TANAM PADI: Bupati Barito Kuala H Bahrul Ilmi bersama Dandim 1005/Batola Letkol Inf Anton Mahriadi,dan sejumlah pihak saat melakukan penanaman padi di kawasan cetak sawah, sebagai upaya mendukung ketahanan pangan.

 

MARABAHAN-Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) 2026 mulai digenjot di Kabupaten Barito Kuala. Pemkab Batola bersama Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar gerakan tanam serempak di Desa Puntik Dalam, Kecamatan Mandastana,pada Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis memperkuat ketahanan pangan menuju swasembada berkelanjutan.

Bupati Batola H. Bahrul Ilmi hadir langsung bersama Dandim 1005/Barito Kuala Letkol Inf Anton Mahriadi,
 jajaran Forkopimcam, Kepala Dinas Pertanian, penyuluh, hingga tokoh masyarakat.

Batola sendiri menargetkan optimalisasi lahan sawah seluas 1.696 hektare pada 2025/2026. Desa Puntik Dalam menjadi salah satu titik penting melalui program optimasi lahan rawa (oplah).

Sebelumnya, lahan di kawasan tersebut telah melalui uji coba demfarm dengan hasil cukup menjanjikan. Dengan varietas padi unggul, produktivitas ditarget mampu mencapai 6 ton per hektare.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman secara nasional menegaskan program cetak sawah rakyat menjadi kunci menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Senada, Bupati Bahrul Ilmi menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mendukung program tersebut.

“Kalsel, khususnya Batola, memiliki lahan pertanian terluas. Ini tanggung jawab bersama. Kami siap berkolaborasi agar pertanian daerah bisa menjadi contoh,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari TNI. Dandim 1005/Barito Kuala Letkol Inf Anton Mahriadi menyatakan kesiapan jajarannya mendampingi petani, termasuk dalam pemanfaatan alat mesin pertanian (alsintan).

Melalui gerakan ini, pemerintah berharap pemanfaatan lahan bisa semakin maksimal. Tak hanya menjadi simbol kebersamaan, program ini juga memperkuat sinergi pemerintah pusat, daerah, hingga masyarakat.

"Batola pun optimistis mampu berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,"pungkasnya.

Editor : Muhammad Rizky
#Pemkab Batola