RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BARABAI – Harga bahan pokok di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) pada Senin (20/4/2026) terpantau relatif stabil. Mayoritas komoditas utama seperti beras, gula, dan minyak goreng tidak mengalami perubahan signifikan.
Harga beras berada di kisaran Rp13.100 hingga Rp22.500 per kilogram. Sementara gula pasir dijual antara Rp20.000 hingga Rp21.000 per kilogram.
Minyak goreng juga masih stabil, dengan harga Rp15.700 hingga Rp20.000 per liter, tergantung merek dan jenis.
Di sektor protein hewani, harga daging sapi masih tergolong tinggi, mencapai Rp150.000 per kilogram untuk beberapa bagian. Daging kerbau beku dijual sekitar Rp100.000 per kilogram.
Untuk unggas, ayam ras berada di angka Rp35.000 per kilogram, sedangkan ayam kampung mencapai Rp65.000 per kilogram.
Harga telur pun relatif stabil. Telur ayam ras dijual Rp32.000 per kilogram, telur ayam kampung Rp36.000 per kilogram, dan telur itik Rp39.000 per kilogram.
Namun, komoditas cabai menjadi sorotan. Harga cabai rawit lokal dan cabai rawit hijau sama-sama menembus Rp100.000 per kilogram. Sementara cabai merah besar dijual Rp40.000 per kilogram dan cabai merah keriting Rp35.000 per kilogram.
Untuk bumbu dapur, bawang merah dijual Rp50.000 per kilogram. Sedangkan bawang putih, bawang bombai, dan bawang prai berada di kisaran Rp40.000 per kilogram.
Di sisi lain, harga sayuran masih cukup terjangkau. Kentang dan wortel masing-masing Rp20.000 per kilogram, kol Rp10.000 per kilogram, dan timun Rp4.000 per kilogram.
Komoditas ikan juga bervariasi. Ikan haruan dan papuyu dijual Rp65.000 per kilogram, ikan nila Rp45.000 per kilogram, dan ikan bandeng Rp25.000 per kilogram.
Kepala Dinas Perdagangan HST, Irfan Sunarko, memastikan kondisi harga secara umum masih terkendali.
“Sebagian besar bahan pokok stabil, meski cabai dan daging masih bertahan di harga tinggi,” ujarnya.
Editor : Eddy Hardiyanto