Sahrujani Genjot Inovasi, ASN Ditantang Lebih Kreatif dan Target 250 Inovasi

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Rabu, 15 April 2026 | 12:39 WIB
HADIR:Bupati Kabupaten HSU, H Sahrujani membuka Bimtek Inovasi Daerah 2026 di Aula KH Idham Chalid Amuntai, Rabu (15/4/2026) dengan target 250 inovasi.(Foto:Pemkab HSU) 
HADIR:Bupati Kabupaten HSU, H Sahrujani membuka Bimtek Inovasi Daerah 2026 di Aula KH Idham Chalid Amuntai, Rabu (15/4/2026) dengan target 250 inovasi.(Foto:Pemkab HSU) 

WWW.RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM,AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU) terus mendorong lahirnya inovasi di lingkungan birokrasi. Hal itu ditandai dengan dibukanya Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah Tahun 2026 oleh Bupati HSU H. Sahrujani, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula KH Ideham Chalid Amuntai tersebut turut dihadiri Wakil Bupati, jajaran pejabat Pemkab HSU, serta Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, Dr Yusharto Huntoyungo.

Dalam sambutannya, Sahrujani menegaskan bahwa inovasi daerah bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban bagi pemerintah daerah. Hal itu merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Baca Juga: Terbengkalai Bertahun-tahun, Lahan Pelindo Kembali Diseriusi Pemko Banjarmasin

“Setiap Kepala Daerah wajib melaporkan inovasi daerah setiap tahun. Penilaian dilakukan melalui Innovation Government Award (IGA) yang menjadi tolok ukur kemajuan daerah,” ujarnya.

Menurut dia, inovasi sejalan dengan visi HSU Bangkit yang menekankan pembangunan berkeadilan, unggul, dan kreatif. Inovasi dinilai mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat daya saing daerah. “Melalui inovasi, pelayanan publik bisa lebih baik, partisipasi masyarakat meningkat, dan daya saing daerah semakin kuat,” tegasnya.

Sahrujani juga menyebut, saat ini terdapat 21 program unggulan kepala daerah yang menjadi bagian dari inovasi pembangunan di HSU. Karena itu, ia menantang seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk terus berinovasi.

Baca Juga: FKP Dorong Perbaikan Layanan Adminduk di Batola

“ASN jangan sampai kalah dengan kepala daerah. Harus lebih produktif dan kreatif dalam menciptakan inovasi,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab HSU telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2025 tentang Inovasi Daerah. Regulasi tersebut mengatur fasilitasi, penghargaan, hingga dukungan anggaran bagi para inovator.

Dalam tiga tahun terakhir, HSU juga mencatat capaian positif pada ajang IGA Kemendagri dengan predikat kabupaten sangat inovatif.

Baca Juga: Dari Sampah Jadi Nilai Ekonomi, Bank Sampah Jolali Tumbuh Bersama PLN Peduli

Pada 2023 meraih skor 60,48 (peringkat 38 nasional), meningkat pada 2024 menjadi 70,98 (peringkat 28), dan pada 2025 mencapai 73,58 (peringkat 41 nasional serta peringkat 4 di Kalimantan Selatan).

 “Capaian ini patut disyukuri, tetapi harus terus ditingkatkan ke depan,” ucapnya.

Tahun lalu, HSU menginput 150 inovasi dengan 108 di antaranya memenuhi syarat penilaian. Pada 2026, jumlah tersebut ditargetkan meningkat signifikan menjadi minimal 250 inovasi.

Baca Juga: Sempat Gagal ! Kini Bawang Merah Liang Anggang Banjarbaru Tunjukkan Potensi

Mengakhiri sambutannya, Sahrujani berharap bimtek ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mendorong inovasi daerah.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan ini secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
Sahrujani Amuntai Pemkab HSU Kabupaten Hulu Sungai Utara Bimbingan Teknis (Bimtek)