Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Hero Setiawan Dorong Inovasi Lokal, Ternyata Susupan Gunung Bernilai Ekonomi

M Akbar Radar Banjarmasin • Selasa, 14 April 2026 | 16:56 WIB
MOMEN: Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan bersama tim akademisi UNISKA membahas kerjasama pemanfaatan susupan gunung menjadi pakan ternak dalam program pengembangan agrominapolitan di lima desa, April 2026.(Foto: Pemkab HSU) 
MOMEN: Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan bersama tim akademisi UNISKA membahas kerjasama pemanfaatan susupan gunung menjadi pakan ternak dalam program pengembangan agrominapolitan di lima desa, April 2026.(Foto: Pemkab HSU) 

AMUNTAI - Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Hero Setiawan menegaskan komitmen Pemerintah Daerah dalam mengembangkan kawasan agrominapolitan berbasis inovasi lokal.

Hal itu ditunjukkan melalui kolaborasi strategis bersama Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) dalam mengolah susupan gunung menjadi pakan ternak sapi dan ikan.

Program ini akan dilaksanakan pada 28 April hingga 2 Mei 2026, dengan melibatkan mahasiswa UNISKA yang diterjunkan langsung ke lima desa, yakni Sungai Karias, Jingah Bujur, Murung Asam, Muara Tapus, dan Pinang Habang.

Baca Juga: H Muhidin Gubernur Kalsel Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2026

Kegiatan tersebut mengintegrasikan program “Sekolah Untuk Semua” dengan pengabdian kepada masyarakat.

Wabup HSU menyebut langkah ini menjadi solusi konkret atas persoalan susupan gunung yang selama ini kerap mengganggu lahan pertanian warga. Selain penanganan melalui normalisasi menggunakan excavator amphibi, pendekatan inovatif juga dilakukan dengan mengolah gulma tersebut menjadi pakan ternak bernilai ekonomis.

“Dengan pendekatan ini, kami ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap susupan gunung, dari yang sebelumnya dianggap gulma menjadi sumber daya yang memiliki nilai manfaat dan ekonomi,” ujarnya Senin (13/4/2026). 

Menurutnya, kolaborasi dengan kalangan akademisi menjadi kunci dalam mempercepat inovasi di daerah. Terlebih, alat pengolah pakan yang digunakan merupakan produk asli daerah, sehingga turut mendorong kemandirian teknologi lokal.

Baca Juga: Beri Semangat untuk Si Kecil, Toys Kingdom Hadirkan Deretan Koleksi Mainan Interaktif dan Aktivitas Seru

Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah, di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Peternakan dan Perikanan, serta Dinas Pertanian HSU.

Sementara itu, Prof Ir Dr Hj Titin Rostini SPt MP menyampaikan keterlibatan UNISKA merupakan bentuk implementasi nyata kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Sinergi antara akademisi dan Pemerintah Daerah menjadi kunci dalam menciptakan inovasi berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#Amuntai #Pemkab HSU #Kabupaten Hulu Sungai Utara #UNISKA MAB #agrominapolitan HSU