Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Lima Guru Besar FMIPA ULM Dikukuhkan, Rektor: Awal Kontribusi Akademik Lebih Besar

Nurhidayat • Selasa, 14 April 2026 | 15:47 WIB
MOMEN: Rektor ULM Prof. Ahmad Alim Bachri dan Ketua Senat ULM berfoto bersama lima guru besar FMIPA usai prosesi pengukuhan di Auditorium ULM Banjarbaru.
MOMEN: Rektor ULM Prof. Ahmad Alim Bachri dan Ketua Senat ULM berfoto bersama lima guru besar FMIPA usai prosesi pengukuhan di Auditorium ULM Banjarbaru.

BANJARBARU – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali mengukuhkan lima guru besar dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dalam Rapat Senat Terbuka, di Auditorium ULM, Banjarbaru, Selasa (14/4/2026).

Lima akademisi yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Drs. H. Heri Budi Santoso, M.Si; Prof. Dr. Ichsan Ridwan, S.Si., M.Kom; Prof. Dr. Sudarningsih, S.Pd., M.Si; Prof. Dr. Gunawan, S.Si., M.Si; serta Prof. Dr. Ninis Hadi Haryanti, Dra., M.S.

Rektor ULM, Prof. Ahmad Alim Bachri, menegaskan bahwa pencapaian sebagai guru besar bukanlah akhir, melainkan awal dari kontribusi yang lebih luas di dunia akademik.

“Pengukuhan ini merupakan titik capaian tertinggi dalam karier akademik, namun bukan akhir perjuangan. Justru ini awal untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan universitas,” ujarnya.

Dalam pengukuhan tersebut, masing-masing profesor menyampaikan orasi ilmiah sesuai bidang keilmuan. Prof. Heri Budi Santoso mengangkat isu bioindikator ekosistem pesisir, sementara Prof. Ichsan Ridwan membahas peran sains geospasial dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Selanjutnya, Prof. Sudarningsih memaparkan kemagnetan batuan di lingkungan lahan basah, Prof. Gunawan mengulas biosistematika tumbuhan untuk konservasi biodiversitas, dan Prof. Ninis Hadi Haryanti menyoroti pemanfaatan biomassa lahan basah sebagai material karbon aktif.

Prof Ahmad juga menyebutkan, sepanjang 2026 ULM telah dua kali melaksanakan pengukuhan guru besar. Sebelumnya, pada 31 Maret 2026, sebanyak enam dosen juga resmi menyandang jabatan profesor.

Menurutnya, capaian ini menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus meningkatkan kinerja serta mendorong lahirnya lebih banyak guru besar di ULM.

Ia menambahkan, keberhasilan para profesor tidak lepas dari proses panjang yang penuh tantangan.

“Kesungguhan, ketelatenan, dan motivasi yang konsisten menjadi kunci utama dalam meraih jabatan akademik tertinggi,” pungkasnya.

 

Editor : Nurhidayat
#guru besar #ULM Banjarmasin #ULM #Guru Besar Baru #guru besar ULM