25 SMP Adu Wawasan Budaya di LCCK HSU, Incar Tiket ke Provinsi

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Selasa, 14 April 2026 | 11:57 WIB
FOKUS: Peserta LCCK dari tingkat Kabupaten HSU mengerjakan soal yang diujikan di Aula Disdikbud HSU, Selasa (14/4/2026). (Foto: M.Akbar/Radar Banjarmasin)
FOKUS: Peserta LCCK dari tingkat Kabupaten HSU mengerjakan soal yang diujikan di Aula Disdikbud HSU, Selasa (14/4/2026). (Foto: M.Akbar/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Amuntai – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melalui Bidang Kebudayaan menggelar seleksi Lomba Cerdas Cermat Kebudayaan (LCCK), Selasa (14/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter sekaligus peningkatan wawasan kebudayaan bagi generasi muda.

Seleksi yang berlangsung di Amuntai tersebut diikuti pelajar tingkat SMP dari berbagai sekolah se-Kabupaten HSU. Total sebanyak 25 sekolah ambil bagian dalam ajang tahunan ini.

Kepala Disdikbud HSU Rahman Heriadi secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seleksi LCCK yang dinilai mampu menjadi sarana edukatif sekaligus kompetitif bagi pelajar.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menguji pengetahuan siswa tentang kebudayaan, tetapi juga menanamkan rasa cinta terhadap warisan budaya bangsa, khususnya budaya lokal di Kabupaten HSU.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga semakin memahami dan mencintai kebudayaan daerah,” ujarnya.

Rahman menambahkan, pihaknya menargetkan perwakilan dari HSU mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. “Mudah-mudahan perwakilan HSU bisa menembus tingkat provinsi bahkan nasional,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud HSU Hj Rahmawati menjelaskan, pelaksanaan LCCK tahun ini merupakan yang ketiga kalinya digelar secara berkelanjutan oleh pihaknya.

Ia menyebut, antusiasme peserta terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini menunjukkan semakin tingginya minat pelajar terhadap bidang kebudayaan.

“Peserta tahun ini diikuti 25 sekolah tingkat SMP se-Kabupaten HSU. Mereka merupakan hasil seleksi di masing-masing sekolah,” jelasnya.

Rahmawati menambahkan, materi yang dilombakan dalam LCCK mencakup berbagai aspek kebudayaan, mulai dari pengetahuan umum tentang budaya nasional, sejarah, hingga kearifan lokal daerah.

Melalui kegiatan ini, Disdikbud HSU berharap dapat menjaring pelajar-pelajar terbaik yang nantinya akan mewakili daerah pada ajang serupa di tingkat provinsi.

Selain itu, LCCK juga diharapkan mampu menjadi wadah pembelajaran yang menyenangkan sekaligus membangun karakter pelajar yang berbudaya, berwawasan luas, dan memiliki daya saing tinggi.

Editor : Sutrisno
HSU Amuntai