RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan - Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) resmi menetapkan harga hewan untuk ibadah kurban dan akikah.
Ketua BAZNAS Kabupaten HSS, H. Muhammad Yunus, menyampaikan bahwa pada tahun ini pihaknya turut membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin melaksanakan akikah. Layanan ini disediakan untuk mengakomodasi tingginya minat warga.
"Ini untuk menjawab semua pertanyaan masyarakat yang juga ingin menyalurkan akikah lewat BAZNAS, akikah ini kami gabungkan dengan kurban," ujar H. Yunus Senin (13/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa penggabungan pelaksanaan akikah dengan kurban bertujuan untuk mengejar keutamaan ibadah yang lebih besar.
"Ketika niat akikah kita barengkan dengan niat kurban, maka InsyaAllah kita akan dapat pahala yang berlipat ganda," tambah Yunus.
Terkait rincian biaya, harga satu ekor sapi untuk satu orang dipatok sebesar Rp24,5 juta. Sementara itu, untuk sistem kelompok atau satu ekor sapi bagi tujuh orang, biaya yang ditetapkan adalah Rp3,5 juta per orang. Adapun untuk hewan kambing, harga dipatok senilai Rp4 juta per ekor.
"Dari harga-harga tersebut sudah termasuk untuk biaya penyembelihan, pemotongan, pengemasan, selamatan hingga pendistribusian," ungkap Wakil Ketua IV BAZNAS HSS, H. Akhmad Suriani.
Selain dalam bentuk uang tunai, para Mudhohi (orang yang berkurban) juga diperbolehkan menyerahkan hewan kurban secara langsung kepada BAZNAS HSS.
"Biasanya juga ada dari beberapa perusahaan yang menyerahkan hewan kurban ke kami untuk disalurkan," imbuh H. Akhmad Suriani.
Bekerja sama dengan pemerintah daerah, BAZNAS HSS sementara ini telah menargetkan tujuh titik lokasi penyaluran yang difokuskan ke wilayah terpencil di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
"Jadi sebagian nanti juga akan ada sapi dari para pejabat pemerintah yang akan disalurkan ke tujuh titik lokasi," jelas H. Yunus.
Ketujuh titik lokasi tersebut tersebar di tiga wilayah, yakni lima titik di Kecamatan Loksado, satu titik di Kecamatan Angkinang, dan satu titik di Kecamatan Simpur.
"Ini masih target sementara, apabila jumlah hewan kurban dan akikah yang kami terima banyak, InsyaAllah akan bertambah titik lokasinya," pungkas H. Yunus.
Editor : Sutrisno