Jembatan Merah Putih Hatungun Rampung, Akses Warga Kini Lebih Dekat

Rasidi Fadli • Dipublikasikan Minggu, 12 April 2026 | 13:55 WIB
RAMPUNG: Jembatan Merah Putih di Kecamatan Hatungun selesai berkat gotong royong polisi dengan warga sekitar.
Foto Polres Tapin
RAMPUNG: Jembatan Merah Putih di Kecamatan Hatungun selesai berkat gotong royong polisi dengan warga sekitar. Foto Polres Tapin

 

https://radarbanjarmasin.jawapos.com, RANTAU – Upaya nyata mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan kembali ditunjukkan jajaran Polres Tapin. Melalui program “Jembatan Merah Putih Presisi”, renovasi jembatan penghubung Desa Hatungun dengan Desa Kembang Kuning, Kecamatan Hatungun, akhirnya rampung 100 persen.

Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika melalui Kasi Humas Ipda Imam Subhan menyampaikan, pembangunan jembatan di atas Sungai Munti Kacil ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pimpinan Polri dalam mendukung arahan pemerintah pusat.

“Program ini merupakan implementasi dari perintah Kapolri kepada jajaran Polda untuk menghadirkan Jembatan Merah Putih Presisi, sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan, khususnya di daerah yang aksesnya masih terbatas,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Ia menjelaskan, program tersebut juga selaras dengan arahan Presiden dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas dan perekonomian lokal.
Di tingkat daerah, Kapolda Kalimantan Selatan kemudian menginstruksikan seluruh jajaran Polres untuk melaksanakan program tersebut, termasuk Polres Tapin yang langsung bergerak cepat merealisasikannya di Desa Hatungun.

Jembatan dengan panjang sekitar 6 meter dan lebar 3 meter ini dibangun melalui kolaborasi berbagai pihak. Pendanaannya berasal dari perusahaan setempat, swadaya masyarakat, serta Alokasi Dana Desa (ADD) Hatungun, dengan total anggaran sekitar Rp10 juta.

Pengerjaan dilakukan secara bertahap. Dimulai pada Senin (6/4) dengan pembuatan siring menggunakan kayu galam, pembersihan area, serta perbaikan struktur dasar. Selanjutnya Selasa (7/4) dilakukan pengurukan tanah dan pemasangan batu base course. Memasuki hari ketiga, Kamis (9/4), dilaksanakan pemasangan pagar pengaman.

“Pada hari terakhir yakni Jumat (10/4) dilakukan pengecatan pagar pengaman, sehingga pembangunan jembatan dinyatakan selesai sepenuhnya,” jelasnya.

Peresmian sekaligus peninjauan jembatan tersebut dihadiri langsung Kapolres Tapin bersama jajaran pejabat utama, Camat Hatungun, Kapolsek Hatungun, personel Polres dan Polsek, serta masyarakat setempat.

Keberadaan jembatan ini memberikan dampak signifikan bagi warga. Selain memperlancar mobilitas, akses yang sebelumnya harus ditempuh sejauh 5 kilometer kini dapat dipangkas menjadi sekitar 1 kilometer.

“Ini tentu sangat membantu masyarakat, terutama pelajar dan aktivitas ekonomi warga sehari-hari,” pungkasnya.

Editor : Arif Subekti
program jembatan Tapin Rantau Desa