Pemko Banjarbaru Targetkan 100 RTLH Dibedah, Fokus Perbaikan Sanitasi dan Keselamatan Warga

Sheilla Farazela • Dipublikasikan Jumat, 10 April 2026 | 13:03 WIB
peninjauan langsung  Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, ke salah satu rumah sasaran di RT 023 RW 008, Kelurahan Cempaka pada program bedah RTLH (SHEILLA /RADAR BANJARMASIN)
peninjauan langsung  Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, ke salah satu rumah sasaran di RT 023 RW 008, Kelurahan Cempaka pada program bedah RTLH (SHEILLA /RADAR BANJARMASIN)

 

BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru kembali menggulirkan program bantuan sosial perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan target 100 unit rumah sepanjang 2026. Program ini difokuskan pada peningkatan kualitas hunian, terutama aspek sanitasi dan keselamatan dasar warga.

Peluncuran program dilakukan melalui Dinas Perumahan dan Permukiman, ditandai dengan peninjauan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, ke salah satu rumah sasaran di RT 023 RW 008, Kelurahan Cempaka, Jumat (10/4/2025).

Lisa Halaby menegaskan, bantuan bedah rumah bersifat stimulan dan diprioritaskan bagi warga dengan kondisi hunian paling tidak layak. 

Ia menyebut, intervensi tidak hanya menyasar perbaikan fisik bangunan, tetapi juga fasilitas dasar seperti toilet dan sanitasi.

“Program ini diarahkan untuk meningkatkan kesehatan, keselamatan, dan kualitas hidup masyarakat. Perbaikan tidak sekadar bangunan, tapi juga fasilitas dasar agar layak huni,” ujarnya.

Pada tahap awal, sebanyak lima rumah di Kelurahan Cempaka masuk daftar penerima bantuan. 

Secara keseluruhan, program ini akan menjangkau 100 rumah yang tersebar di berbagai wilayah Kota Banjarbaru sepanjang tahun ini.

Hasil peninjauan lapangan menunjukkan sebagian rumah warga masih dalam kondisi memprihatinkan, dengan struktur bangunan yang tidak memenuhi standar kelayakan. 

Banyak di antaranya merupakan rumah lama yang diwariskan secara turun-temurun tanpa perbaikan signifikan.

Selain perbaikan fisik, pemerintah juga menyoroti aspek keselamatan rumah tangga. 

Warga diimbau lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat kelalaian penggunaan kompor, instalasi listrik, dan perangkat elektronik.

“Penggunaan listrik harus aman, jangan menumpuk stop kontak, dan pastikan peralatan dimatikan saat tidak digunakan. Ini penting untuk mencegah risiko kebakaran,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua RT 023 RW 008 Khairullah, mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby karena telah memperhatikan kondisi warganya.

"Saya atas nama warga disini mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya. Semoga bantuan bisa menyasar lagi kepada warga yang sangat membutuhkan," ucapnya.

Khairullah berharap program bedah rumah ini bisa terus ditingkatkan dan ditambah kuotanya setiap tahunnya.

"Karena di Kelurahan Cempaka ini masih banyak pemukiman yang kumuh termasuk masalah kesehatannya juga. Khusus di RT 023 saya akan berusaha menyampaikan kebutuhan warga saya kepada pemerintah semoga kebutuhan warga bisa terealisasikan," pungkasnya.

Editor : Arif Subekti
sanitasi banjarbaru kawasan padat penduduk rumah tidak layak