RANTAU – Kabar baik datang untuk Kabupaten Tapin. Lima usulan prioritas pembangunan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Tapin dalam Musrenbang resmi diterima dan akan mendapat dukungan pembiayaan dari APBD Provinsi Kalimantan Selatan pada 2027 mendatang.
Dukungan ini menjadi angin segar bagi percepatan pembangunan infrastruktur yang selama ini dinantikan masyarakat.
Kepala Bappelitbang Tapin, Meidy Harris Prayoga, menyebut diterimanya lima usulan tersebut sebagai sinyal positif bagi pemerataan pembangunan di daerah.
“Lima usulan kita diterima, namun dengan catatan akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Lima proyek prioritas yang disetujui meliputi lanjutan pembangunan badan jalan ruas Margasari–Sawaja dan Rawana–Buas-Buas melalui pola karya bhakti TNI, normalisasi Sungai Kalang Damar di Kecamatan Bakarangan, perbaikan jalan dan bahu beton ruas Bypass–Binderang, perbaikan jalan dan bahu beton ruas Batu Ampar–Batung, dan perbaikan lapis pondasi jalan ruas Rantau–Muara Muning.
Menurut Meidy, pelaksanaan proyek nantinya tidak dilakukan sekaligus, melainkan bertahap sesuai kemampuan anggaran provinsi.
Skema ini dinilai realistis agar pembangunan tetap berjalan tanpa membebani keuangan daerah.
“Misalnya usulan panjangnya sekitar 12 kilometer, maka pengerjaannya bisa dilakukan per segmen. Jadi tidak sekaligus, tetapi bertahap sesuai kemampuan anggaran,” jelasnya.
Ia mencontohkan proyek ruas Margasari–Buas-Buas yang saat ini sudah mulai dikerjakan. Tahun ini, proyek tersebut telah mendapat alokasi anggaran sekitar Rp20 miliar dan akan dilanjutkan kembali pada tahun berikutnya.
“Model seperti ini memang pola yang umum, agar pembangunan tetap berjalan meski bertahap,” tambahnya.
Dengan dukungan APBD provinsi, Pemkab Tapin optimistis konektivitas antarwilayah akan semakin baik. Selain mempermudah mobilitas warga, proyek-proyek ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan desa.
Pemkab Tapin pun berharap sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berlanjut agar program prioritas lainnya bisa terealisasi secara berkesinambungan.
Editor : Eddy Hardiyanto