BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu bersiap memindahkan Mal Pelayanan Publik (MPP) ke kawasan Pasar Harian Niaga Bersujud, Kecamatan Simpang Empat.
Lokasi baru ini memanfaatkan bekas bangunan Rumah Oleh-Oleh Bersujud yang kini disulap menjadi pusat layanan terpadu sementara.
Gedung dua lantai tersebut dibagi sesuai fungsi. Lantai pertama akan digunakan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), sedangkan lantai kedua disiapkan untuk layanan MPP.
Di lantai dasar, ruang display sudah mulai diisi berbagai produk unggulan daerah, mulai dari busana khas Tenun Pagatan hingga aneka produk UMKM lokal.
Pemindahan ini dinilai strategis karena lokasi Pasar Harian Niaga Bersujud berada di pusat kota dan dekat akses jalan nasional, sehingga lebih mudah dijangkau masyarakat.
Peresmian lokasi baru semula dijadwalkan bertepatan dengan Hari Jadi Tanah Bumbu ke-23 pada Rabu (8/4/2026). Namun hingga Kamis (9/4), peresmian belum terlaksana.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, membenarkan penundaan tersebut. Menurutnya, agenda peresmian ditunda karena tamu undangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan belum dapat hadir.
“Semoga nanti bisa segera diresmikan,” ujarnya.
Andi Rudi menegaskan, lokasi MPP di Pasar Harian Niaga Bersujud ini hanya bersifat sementara. Sebab, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan pembangunan gedung MPP permanen di Jalan Lingkar, Kelurahan Batulicin.
“Jadi kami memanfaatkan bangunan yang sudah ada,” katanya.
Meski bersifat sementara, kehadiran MPP di pusat kota diharapkan mampu memberi kemudahan lebih besar bagi masyarakat.
Nantinya, MPP akan menjadi pusat layanan terpadu yang menghimpun berbagai kebutuhan administrasi dalam satu gedung, mulai dari dokumen kependudukan, perizinan usaha, layanan pajak, hingga layanan instansi vertikal seperti BPJS dan kepolisian.
Langkah ini diharapkan memangkas waktu, mempermudah akses, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Tanah Bumbu.
Editor : Eddy Hardiyanto