RANTAU – Empat hari pascakejadian cuaca ekstrem yang disertai angin puting beliung, dampaknya masih menyisakan jejak di kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP) Tapin.
Pantauan hingga Selasa (7/4/2026), bagian bangunan yang mengalami kerusakan di Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara itu masih terlihat jelas. Beberapa bagian yang terdampak tampak belum dilakukan perbaikan, sehingga cukup mencolok di area pelayanan publik tersebut.
Kejadian sendiri terjadi pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 15.55 Wita. Saat itu, hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Tapin dan menyebabkan sebagian bangunan MPP mengalami kerusakan.
Kepala Pelaksana BPBD Tapin, Muhammad Nor, memastikan bahwa kerusakan yang terjadi bukan pada struktur utama bangunan, melainkan pada bagian tertentu akibat terpaan angin kencang.
“Memang benar, yang rusak itu bagian yang bertuliskan Mal Pelayanan Publik Tapin. Itu akibat angin yang cukup kuat saat kejadian,” ujarnya.
Pasca kejadian, pihak BPBD bersama tim langsung melakukan pengecekan di lokasi. Dari hasil pemeriksaan sementara, kerusakan dinilai tidak membahayakan struktur utama, namun tetap perlu penanganan lanjutan.
Ia mengungkapkan, pihaknya telah menyarankan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tapin untuk segera melakukan pengecekan lebih detail.
“Kami sarankan untuk dicek kembali kondisinya. Karena dikhawatirkan ada bagian besi yang mungkin mengenai kabel listrik. Itu yang perlu diwaspadai,” jelasnya.
Kekhawatiran lain juga muncul apabila kondisi tersebut tidak segera ditangani. Apalagi, potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi.
“Takutnya kalau ada angin susulan, bagian yang rusak itu bisa jatuh ke bawah dan berpotensi menimbulkan korban,” tambahnya.
Untuk itu, BPBD berharap bagian bangunan yang rusak bisa segera dilepas atau diperbaiki demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Sementara itu, terkait nilai kerugian akibat kejadian tersebut, hingga kini masih dalam proses perhitungan oleh dinas terkait.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah Tapin.
Editor : Arif Subekti