KANDANGAN - Kodim 1003/HSS resmi memulai pengerjaan infrastruktur melalui Program Nasional Jembatan Merah Putih atau Jembatan Garuda di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) pada Senin (6/4/2026) dalam kegiatan peletakan baru pertama atau Ground Breaking pada pondasi jembatan yang akan di bangun di Dusun Ni'ih, Desa Hulu Banyu, Kecamatan Loksado.
Proyek ini merupakan inisiasi Presiden RI Prabowo Subianto yang menunjuk Kepala Satuan Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) guna meningkatkan konektivitas antarwilayah yang sulit terjangkau.
Komandan Kodim 1003/HSS, Letkol Inf Ading Priyotantoko, menegaskan bahwa dalam program ini, satuannya mengemban tanggung jawab untuk menyelesaikan beberapa titik infrastruktur sekaligus.
"Tahap pertama, Kodim 1003/HSS membangun Jembatan Garuda sejumlah 3 Jembatan di Kabupaten HSS," ujarnya.
Ketiga jembatan yang dibangun tersebut berada di dua kecamatan yaitu di Kecamatan Loksado dan Kecamatan Padang Batung.
Di Kecamatan Loksado, TNI fokus pada pembangunan Jembatan Gantung Dusun Datar Mangkung, Desa Tumingki sepanjang 55 meter dan Jembatan Gantung Dusun Ni'ih, Desa Hulu Banyu sepanjang 60 meter. Kedua akses vital ini sebelumnya terputus total akibat bencana banjir besar yang melanda pada Desember 2025.
"Proyek yang sedang dikerjakan adalah diantaranya dua jembatan gantung yang telah putus saat bencana banjir pada tahun 2025 lalu di Kecamatan Loksado yang akan segera dibangun kembali." tambah Ading.
Sementara itu, di Kecamatan Padang Batung, dilakukan pembangunan Jembatan di Desa Tabihi sepanjang 12 meter untuk menggantikan jembatan lama yang kondisinya sudah rusak berat.
Pengerjaan ketiga jembatan ini diharapkan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu dengan kualitas maksimal.
Dengan kembali terhubungnya jalur-jalur vital tersebut, diharapkan mobilitas warga kembali normal dan mampu mendongkrak roda ekonomi masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Editor : Arif Subekti