Siaga Karhutla, BPBD HSS Siapkan Personel dan Alat Hadapi Kemarau Panjang

M Padil Ihsan • Dipublikasikan Senin, 6 April 2026 | 15:33 WIB
CEK: BPBD HSS saat mengecek kesiapan peralatan untuk hadapi karhutla saat kemarau panjang. (Foto: BPBD HSS) 
CEK: BPBD HSS saat mengecek kesiapan peralatan untuk hadapi karhutla saat kemarau panjang. (Foto: BPBD HSS) 

KANDANGAN - Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Hulu Sungai Selatan (HSS) melakukan persiapan untuk menghadapi risiko bencana yang terjadi saat cuaca panas. 

Dikonfirmasi pada Senin (6/4/2026), Plt Kepala Pelaksana BPBD HSS, Riswandi mengatakan, pihaknya melakukan persiapan pengecekan fasilitas untuk mengahadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

"Yang utama, kami menyiapkan personel dan kesiapan sarana dan prasananya, berupa peralatan mesin dan selang-selang air," ujar Riswandi. 

Beberapa hari lalu, pihaknya sudah melakukan pengecekan kondisi peralatan dengan mencobanya langsung di lapangan. 

Dari hasil pengecekan, untuk semua mesin masih berfungsi, sementara ditemukan beberapa selang yang bocor. 

"Untuk megatasi kebocoran selang, dari bidang kesiapsiagaan sudah menganggarkan dana untuk pembelian 15 rol selang, jadi dari segi peralatan kami sudah siap," tambah Riswandi. 

Selain peralatan, BPBD HSS juga menyiapkan dua unit mobil yang siap dioperasikan untuk operasional penanganan karhutla. 

Kemudian Riswandi memaparkan bahwa dari prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi kemarau tahun ini akan lebih lama. 

"Kemarin kami juga ada pertemuan di provinsi yang mengatakan kemarau tahun ini akan berlangsung selama tujuh bulan, yang puncaknya diperkirakan sejak bulan Mei," paparnya. 

Untuk di wilayah HSS, terdapat dua daerah rawan terjadinya karhutla. Dua daerah tersebut diantaranya adalah wilayah Kecamatan Kalumpang dan Kecamatan Daha Barat. 

"Kami menyiapkan posko pantau untuk di dua wilayah tersebut," tegas Riswandi. 

Pihak BPBD HSS juga akan menjalun kerjasama lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla yang berpotensi terjadi. 

Saat ini, BPBD HSS terus melakukan pemantauan rutin di wilayah-wilayah rawan karhutla. BPBD HSS mengajak semua masyarakat untuk berperan serta dalam penanganan karhutla. 

"Kami akan memasang papan himbauan di titik rawan, dan sosialisasi ke desa-desa untuk mengajak masyarakat ikut berperan serta dalam penanganan karhutla," pungkas Riswandi.

Editor : Sutrisno
HSS bencana Kandangan