Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bupati HSU Sahrujani Minta Pengelolaan MBG Transparan dan Utamakan Produk Lokal

M Akbar Radar Banjarmasin • Jumat, 3 April 2026 | 13:11 WIB
HADIR:Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten HSU, H Sahrujani dan Hero Setiawan, serta Sekda HSU, H Adi Lesmana memimpin rapat program MBG bersama SKPD dan pemilik SPPG di Gedung Kejar Membangun, Kamis (2/4/2026).(Foto:Pemkab HSU) 
HADIR:Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten HSU, H Sahrujani dan Hero Setiawan, serta Sekda HSU, H Adi Lesmana memimpin rapat program MBG bersama SKPD dan pemilik SPPG di Gedung Kejar Membangun, Kamis (2/4/2026).(Foto:Pemkab HSU) 

AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU) menegaskan komitmen dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan optimal dan berdampak bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati HSU, H Sahrujani saat memimpin rapat di Gedung Kejar Membangun, Kamis (2/4/2026).

Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan dan Sekda HSU, H Adi Lesmana, para asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, serta pemilik dapur MBG se-Kabupaten HSU.

Baca Juga: Andi Rudi Bawa Pulang Buku Berani Tidak Disukai dari Tanah Bumbu Expo 2026, Apa Isinya? 

Dalam arahannya, Sahrujani menekankan pentingnya kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai kunci keberhasilan program, sekaligus mendukung visi Indonesia Emas di masa mendatang.

Menurut dia, kualitas SDM harus sejalan dengan pengelolaan program yang baik dan berkelanjutan.

Selain itu, ia meminta pengelolaan bahan dan olahan makanan dalam program MBG dilakukan secara transparan. Penggunaan produk lokal juga didorong untuk memperkuat perekonomian daerah.

Baca Juga: Saat Cerita Menjadi Pengalaman, Membaca yang Dihidupkan di Ruang Kelas SDN 1 Guntung Manggis

“Pengelolaan harus terbuka dan bisa dipertanggungjawabkan, serta memanfaatkan potensi lokal yang ada di HSU,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan agar pelaksanaan program memperhatikan potensi risiko yang dapat timbul, terutama terkait kesehatan masyarakat. Pasalnya, ketersediaan fasilitas dan persediaan medis di daerah masih terbatas.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya perencanaan matang serta pengawasan dalam setiap tahapan pelaksanaan program MBG.

Baca Juga: Anggota DPRD Batola Janji Kawal Pembangunan Kantor Kelurahan Alalak

“Program ini harus berjalan dengan baik, terencana, dan memperhatikan aspek kesehatan serta keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#Makan Bergizi Gratis #Sahrujani #Amuntai #Pemkab HSU #Kabupaten Hulu Sungai Utara