Vakum Empat Tahun, BPSDMD Kalsel Kembali Gelar PKN Juni Ini

M Fadlan Zakiri • Dipublikasikan Kamis, 2 April 2026 | 09:12 WIB
Kepala BPSDMD Kalsel, Faried Fakhmansyah bertemu Kepala LAN RI, Muhammad Taufiq membahas kesiapan pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) 2026. (BPSDMD Kalsel)
Kepala BPSDMD Kalsel, Faried Fakhmansyah bertemu Kepala LAN RI, Muhammad Taufiq membahas kesiapan pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) 2026. (BPSDMD Kalsel)

 

BANJARBARU - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalimantan Selatan memastikan akan kembali menggelar Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) pada 2026 setelah vakum selama empat tahun.

Pelatihan bagi pejabat pimpinan tinggi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 10 Juni hingga 15 Oktober 2026 dengan alokasi sebanyak 60 peserta.


Kepala BPSDMD Kalsel, Faried Fakhmansyah mengatakan, berbagai persiapan pelaksanaan terus dimatangkan agar penyelenggaraan PKN tahun ini berjalan optimal.

Sebagai bagian dari persiapan, Faried bersama Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional Mahdiansyah melakukan pertemuan dengan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq di Jakarta, Rabu (1/4).

Pertemuan itu dilakukan untuk memastikan kesiapan BPSDMD Kalsel sebagai penyelenggara PKN sekaligus memperkuat koordinasi dengan LAN RI.

“Bulan Juni nanti kami kembali menjadi penyelenggara PKN yang selama ini cukup dinantikan, baik oleh pejabat dari Kalsel maupun luar daerah,” ujar Faried.

Tahun ini, PKN di Kalsel mengusung tema kepemimpinan adaptif,lbdalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui tata kelola pemerintahan, untuk mewujudkan resiliensi bidang pangan, bencana, energi, dan ekonomi.

Peserta pelatihan berasal dari unsur Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemprov Kalsel, pemerintah kabupaten/kota, hingga instansi vertikal di lingkup provinsi maupun nasional.

Selain menyiapkan pelaksanaan PKN, BPSDMD Kalsel juga membidik peningkatan nilai akreditasi lembaga menjadi kategori A pada 2026.

Target tersebut disebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas kelembagaan dan layanan pengembangan kompetensi aparatur di daerah.

Faried menegaskan, peningkatan akreditasi akan melibatkan seluruh unsur di lingkungan BPSDMD. Mulai dari bidang pelaksana, tenaga pengajar, hingga pemenuhan sarana dan prasarana pendukung.

“Kami optimistis kualitas pengembangan sumber daya manusia aparatur terus meningkat dan mampu mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional serta berdaya saing,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala LAN RI Muhammad Taufiq mengapresiasi langkah Kalsel, yang kembali menyelenggarakan PKN dan menyatakan siap mendukung program-program pengembangan SDM aparatur di daerah.

Editor : M Oscar Fraby
bpsdm JPT Pratama PKN banjarbaru