BANJARBARU – Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Siska Monalisa, menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai perlu berjalan konsisten, tepat sasaran, serta ramah lingkungan.
Ia menanggapi laporan terhentinya distribusi MBG selama sepekan di wilayah Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, dan meminta agar hal tersebut segera dievaluasi serta dijelaskan secara terbuka.
“Program yang menyangkut hak anak-anak tidak boleh terhenti tanpa kejelasan. Jika ada kendala teknis, harus segera diselesaikan,” tegasnya, Senin (2/3/2026).
Selain distribusi, Siska juga menekankan pentingnya menjaga standar kualitas gizi, termasuk kecukupan protein hewani, terlebih di bulan Ramadan. Ia mengingatkan agar menu MBG tidak diturunkan kualitasnya.
“Gizi bukan hanya soal kenyang. Harus ada standar yang jelas,” ujarnya.
Sebagai Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru, Siska turut menyoroti penggunaan kemasan plastik sekali pakai yang berpotensi menambah beban sampah di sekolah. Ia mendorong pelaksanaan MBG yang selaras dengan prinsip keberlanjutan lingkungan.
“Program ini sangat baik, tetapi harus ramah lingkungan agar tidak menimbulkan persoalan baru,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Rizky