Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sampah Pasca Lebaran di Banjarbaru Naik 10 Persen

Sheilla Farazela • Minggu, 29 Maret 2026 | 15:22 WIB

Tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir di Banjarbaru (DOK. RADAR BANJARMASIN)
Tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir di Banjarbaru (DOK. RADAR BANJARMASIN)

BANJARBARU – Volume sampah di Kota Banjarbaru mengalami peningkatan sekitar 10 persen pasca perayaan Idulfitri. Kenaikan ini dipicu aktivitas masyarakat yang membersihkan rumah dan lingkungan, serta meningkatnya konsumsi selama Lebaran.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru, Shanty Eka Septiani, mengungkapkan bahwa produksi sampah harian mencapai 195 hingga 200 ton per hari, lebih tinggi dibandingkan hari normal.

“Jenis sampah yang paling mendominasi adalah sisa makanan atau organik, kemudian botol plastik, kaleng, hingga furnitur rumah tangga. Selain itu, cukup banyak juga sampah dari tebangan pohon di halaman rumah warga,” ujarnya, Minggu (29/3).

Ia menjelaskan, momentum menjelang dan setelah Lebaran dimanfaatkan masyarakat untuk menata ulang kebersihan rumah, sehingga berdampak pada lonjakan volume sampah.

Secara wilayah, lonjakan tertinggi terjadi di Kecamatan Liang Anggang, disusul Landasan Ulin dan Banjarbaru Selatan. Kondisi ini turut dipengaruhi kepadatan permukiman serta aktivitas warga yang meningkat selama Lebaran.

DLH juga sempat menghadapi kendala saat hujan turun. Antrean panjang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional, sehingga sebagian armada dialihkan ke TPA Gunung Kupang untuk mengurai kepadatan.

Sebagai langkah antisipasi, kata Shanty DLH meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah dari satu kali menjadi dua kali ritase per hari di sejumlah titik. Selain itu, petugas juga diberlakukan lembur di lokasi yang diprediksi mengalami lonjakan.

“Jumlah armada tetap, namun kami melakukan penyesuaian pada personel dengan sistem lembur di titik-titik tertentu,” jelas Shanty.

Penyesuaian juga dilakukan pada jam kerja petugas kebersihan. DLH memastikan upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kebersihan kota tetap terjaga di tengah meningkatnya volume sampah pasca Lebaran.

Editor : Arif Subekti
#banjarbaru #lembur #Naik #Sampah