Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jadwal Retreat Pembakal dan Kepala Dinas Belum Klop, Tapin Bidik Akhir April–Awal Mei

Rasidi Fadli • Minggu, 29 Maret 2026 | 14:46 WIB

BERI KETERANGAN: Sekda Tapin Unda Absori memberikan keterangan terkait rencana retreat yang akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tapin. Foto Rasidi Fadli
BERI KETERANGAN: Sekda Tapin Unda Absori memberikan keterangan terkait rencana retreat yang akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tapin. Foto Rasidi Fadli

RANTAU - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapin, Unda Absori, memastikan pelaksanaan kegiatan retreat di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) hingga kini masih belum memiliki kepastian jadwal.

Hal tersebut disampaikan Unda, menyusul masih adanya sejumlah persiapan yang harus dimatangkan. Terutama yang berkaitan dengan atribut peserta serta berbagai kelengkapan pendukung lainnya.

“Untuk sementara ini memang belum klop terkait waktunya, karena masih banyak persiapan yang harus dilakukan, khususnya menyangkut atribut dan kelengkapan,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Ia menambahkan, untuk memastikan jadwal yang benar-benar final, pihaknya berencana kembali melakukan koordinasi langsung ke IPDN.

“Prosesnya nanti kita minta agar jadwal pastinya bisa kita datangi lagi ke sana,” katanya.

Meski demikian, Unda memperkirakan kegiatan retreat tersebut baru dapat dilaksanakan pada rentang akhir April hingga awal Mei mendatang. Dalam pelaksanaannya, peserta diwajibkan mengenakan atribut tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, terkait pembiayaan, ia mengakui hingga kini masih belum ada kejelasan mengenai besaran kontribusi yang harus disiapkan oleh peserta.

“Untuk biaya juga masih belum pasti berapa kontribusinya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Unda juga menyampaikan adanya keinginan agar para kepala desa dapat dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Namun, skema pelaksanaannya masih dalam tahap pertimbangan.

“Memang ada keinginan kepala desa bisa ikut. Tapi apakah waktunya nanti bersamaan dengan para pejabat, atau di waktu yang sama tetapi lokasi berbeda, itu masih dikaji,” jelasnya.

Menurutnya, kemungkinan perbedaan lokasi tersebut berkaitan dengan modul pembelajaran yang bisa saja berbeda antara peserta.

“Karena mungkin modul belajar yang diberikan juga berbeda,” pungkasnya.

Sebelumnya Bupati Tapin, H Yamani memberitahukan retreat ini dirancang sebagai upaya penguatan kapasitas aparatur pemerintah daerah, mulai dari kepala desa (pembakal), lurah, camat, kepala bagian hingga kepala dinas.

“Memang akan dilaksanakan retreat, rencananya setelah lebaran, sekitar bulan April. Kita mengharapkan seluruh jajaran, dari kepala desa, lurah, camat, kepala bagian sampai kepala dinas bisa ikut,” ujarnya.

Rencananya, retreat akan dilaksanakan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Bandung. Lokasi tersebut dipilih untuk mendukung pendalaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing pejabat sesuai perannya dalam pemerintahan.

“Tujuannya agar mereka bisa mendalami tugas masing-masing sesuai tanggung jawabnya di pemerintahan. Kita menghendaki pelaksanaannya serentak, mudah-mudahan lokasi memungkinkan,” harapanya.

kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan pemahaman tupoksi, tetapi juga penguatan disiplin, kebersamaan, serta pembangkitan kembali nilai-nilai kebangsaan dalam bekerja dan orientasi pelayanan kepada masyarakat.

“Harapannya, retreat ini bisa meningkatkan penguatan tupoksi, disiplin, kebersamaan, serta menumbuhkan kembali nilai-nilai kebangsaan dan orientasi pelayanan,” tegasnya.

Editor : Arif Subekti
#ipdn #retreat #sekda #Tapin