BANJARBARU – Arus balik Lebaran di Bandara Internasional Syamsudin Noor masih menunjukkan mobilitas tinggi. Tercatat sebanyak 95 penerbangan dengan 10.903 penumpang dilayani sepanjang hari, pada Kamis (26/3). Angka ini menandakan pergerakan masyarakat belum mereda meski puncak arus balik telah terlewati.
Branch Communication & CSR Department Head Bandara Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor, menyebutkan kepadatan penumpang masih terasa di sejumlah jam sibuk. “Pergerakan penumpang masih cukup tinggi. Kami memproyeksikan 95 flight dengan lebih dari 10 ribu penumpang hari in (kemarin, red),” ujarnya.
Adapun jam padat penerbangan meliputi, untuk kedatangan pukul 09.00–09.59 Wita dan 19.00–19.59 Wita. Sedangkan keberangkatan pada pukul 07.00–07.59 Wita serta 10.00–10.59 Wita.
Pihak bandara telah menyiapkan langkah antisipasi dengan memastikan kesiapan operasional, pelayanan penumpang, serta koordinasi dengan maskapai. Tingkat keterisian kursi pesawat (load factor) harian mencapai sekitar 88 persen, menjadi indikator tingginya permintaan perjalanan udara.
“Kami terus berupaya menjaga kelancaran operasional dan ketepatan waktu penerbangan agar pelayanan kepada pengguna jasa tetap optimal,” tambah Zulfian.
Sehari sebelumnya, pada H+3 Lebaran (25 Maret 2026), tercatat 82 penerbangan dengan 11.398 penumpang. Data ini menunjukkan tren pergerakan penumpang masih stabil tinggi di periode arus balik.
Sementara, arus balik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin turut menunjukkan tren peningkatan memasuki hari kedua bersandarnya kapal. Jumlah penumpang komersial yang turun menggunakan Kapal KM Dharma Kartika II tembus seribu lebih pada Kamis (26/3) kemarin.
Sebanyak 1.201 penumpang turun, di antaranya 976 penumpang dewasa, 191 anak-anak dan 34 bayi. Jumlah tersebut naik dibandingkan Rabu (25/3) yang mencapai 994 penumpang secara keseluruhan.
Koordinator Shift PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) Cabang Banjarmasin, Hasrullah mengatakan, arus balik mudik lebaran akan berlangsung lebih panjang dibandingkan arus mudik sebelum Idulfitri. Ia menyebut arus balik akan bertahan hingga akhir bulan Maret, bahkan bisa memasuki awal April.
Menurutnya, arus balik kini masih tergolong baru tahap awal. Pasalnya, masih akan ada kemungkinan pemudik susulan dari Banjarmasin menuju Surabaya karena keterlambatan atau kendala tiket. “Kami prediksi penumpang akan terus ramai hingga awal April,” ujarnya.
Editor: Oscar Fraby
Editor : Arief