Namun, di balik tren positif tersebut, sekolah menyoroti perlunya perbaikan pada kemampuan numerasi siswa.
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), lima dari enam indikator utama sekolah tersebut mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Kepala SMP Darul Hijrah Puteri, Eni Zulaikah, mengatakan secara umum sekolah yang dipimpinnya meraih predikat “Baik” pada hampir seluruh indikator penilaian.
“Dari enam indikator yang dinilai, lima di antaranya menunjukkan tren peningkatan yang signifikan,” ujarnya, Jumat (26/3/2026).
Ia merinci, indikator yang mengalami peningkatan meliputi kemampuan literasi murid, karakter murid, kualitas pembelajaran, kondisi keamanan sekolah, serta kebhinekaan sekolah.
Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan komitmen sekolah dalam menghadirkan lingkungan belajar yang kondusif, inklusif, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.
Peningkatan paling menonjol terlihat pada indikator karakter murid, yang mencakup aspek religiusitas, gotong royong, dan kemandirian.
Selain itu, indikator kebhinekaan sekolah menjadi capaian terbaik dengan tingkat toleransi dan kesetaraan antar siswa yang dinilai sangat tinggi.
“Ini menunjukkan keberhasilan sekolah dalam menanamkan nilai kebersamaan dan keberagaman di lingkungan pendidikan,” jelasnya.
Di sisi lain, kemampuan literasi murid juga menunjukkan tren positif, seiring dengan meningkatnya kualitas pembelajaran serta kondisi keamanan sekolah yang semakin baik.
Lingkungan belajar yang aman dan tertib dinilai turut mendukung optimalisasi proses belajar di kelas.
Namun demikian, indikator kemampuan numerasi menjadi perhatian khusus.
Meski masih berada pada kategori “Baik”, ia menegaskan bahwa capaian pada aspek ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk itu, lugas Zulaikah, pihak sekolah mendorong sinergi dengan orang tua dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa.
“Kami mengajak orang tua untuk mendukung peningkatan numerasi anak melalui penerapan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari, serta aktif berkomunikasi dengan wali kelas,” tandasnya.
Editor : Sutrisno