BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memastikan tidak memberlakukan skema Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pasca Lebaran 2026. Hingga Rabu (25/3), aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan normal.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanah Bumbu, Rusdiansyah, menegaskan bahwa kebijakan WFA belum diterapkan di lingkungan Pemkab. Pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.
“Kami masih menunggu kebijakan dari pusat, khususnya arahan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Bapak Airlangga Hartarto, terkait perkembangan situasi,” ujarnya.
Pada hari yang sama, Pemkab Tanah Bumbu juga menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten. Sejumlah kantor pelayanan publik pun terpantau tetap beroperasi seperti biasa, melayani masyarakat tanpa perubahan sistem kerja.
Wacana penerapan WFA sendiri muncul sebagai salah satu langkah efisiensi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Kebijakan ini dipertimbangkan di tengah tekanan global akibat konflik geopolitik antara Iran dengan Amerika Serikat beserta sekutunya, Israel, yang berdampak pada melonjaknya harga minyak mentah dunia.
Kondisi tersebut mendorong pemerintah pusat mengkaji berbagai opsi penghematan energi, termasuk pengaturan pola kerja ASN.
Editor : Arif Subekti