Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Libur Lebaran, Sejumlah Destinasi Wisata di Kalsel Diserbu Masyarakat

M Padil Ihsan • Rabu, 25 Maret 2026 | 12:06 WIB

MEMBLUDAK: Pantai Gedambaan Kotabaru menjadi destinasi favorit yang dikunjungi wisatawan saat libur Lebaran.
MEMBLUDAK: Pantai Gedambaan Kotabaru menjadi destinasi favorit yang dikunjungi wisatawan saat libur Lebaran.

PANYIPATAN - Momentum libur Lebaran dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Sejumlah objek wisata di Kalsel yang menjadi tujuan favorit pengunjung, didatangi warga. Contohnya destinasi unggulan di Tanah Laut, Pantai Batakan Baru. Ribuan pengunjung tercatat datang ke sini.

Petugas Pantai Batakan Baru, Hasanul, mengatakan jumlah kunjungan wisatawan selama libur Lebaran mengalami peningkatan. Pada Sabtu tercatat sebanyak 700 pengunjung yang datang. Dan pada Minggu sekitar 5.100 pengunjung dan Senin mencapai 4.800 pengunjung.

“Pada Selasa siang, jumlah pengunjung tercatat sekitar 2.100 orang dan diperkirakan masih akan terus bertambah. Sebagian pengunjung yang menginap sejak malam sebelumnya masih berada di lokasi,” ujarnya, Selasa (24/3).

Selain Pantai Batakan Baru, objek wisata lain yang dikelola Pemerintah Kabupaten Tanah Laut juga ramai dikunjungi, di antaranya Pantai Takisung di Desa Takisung, Kecamatan Takisung, serta Air Terjun Bajuin di Desa Sungai Bakar, Kecamatan Bajuin.

Kunjungan wisata air juga tak kalah di Kotabaru. Dari sekian banyak titik tujuan wisata di pesisir Kalsel ini, Pantai Gedambaan menjadi lokasi favorit. Bahkan masih menyandang status sebagai raja destinasi dengan angka kunjungan yang paling fenomenal.

Ribuan pengunjung terpantau memadati hamparan pasir putih pantai tersebut sejak pagi hari, menunjukkan bahwa pesona pantai ikonik ini belum tertandingi oleh destinasi lainnya meski tren wisata baru terus bermunculan.

Dari data UPT Wisata Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, Pantai Gedambaan mencatatkan angka kunjungan yang fantastis hingga menembus 8.147 orang pengunjung pada puncak libur lebaran. Kepala UPT Wisata, Dian Lasmono, mengungkapkan bahwa membludaknya jumlah wisatawan ini merupakan akumulasi yang tercatat hingga Senin (23/3).

Dia mengungkap, total kunjungan wisata di Kotabaru pada lebaran tahun ini mencapai angka yang sangat signifikan, yakni 31.106 orang.

Sementara itu, tren wisata bahari yang sedang naik daun, Pantai Teluk Tamiang, juga mencatatkan angka yang tak kalah mentereng dengan 5.108 orang pelancong, disusul oleh pesona Pantai Teluk Aru yang dikunjungi oleh 1.995 orang, serta destinasi eksotis Nusa Dua yang turut menyumbang 203 kunjungan.

Sektor wisata perbukitan, gua, dan religi pun tak luput dari serbuan warga. Bukit Mamake yang menawarkan pemandangan dari ketinggian berhasil memikat 4.604 pengunjung, menjadikannya salah satu titik paling favorit tahun ini.

Keunikan batuan di Goa Lowo juga tidak ketinggalan dengan torehan 2.198 pelancong, disusul oleh sejuknya suasana Tumpang Dua dengan 1.371 orang, serta Ekowisata Hutan Meranti yang dikunjungi 1.042 orang. Bahkan, wisata religi di Makam Raja Sigam atau yang dikenal Makamnya para Raja Pulau Laut tetap mendapat tempat dihati masyarakat dengan catatan 107 peziarah.

Salah seorang pengunjung, Safitri Handayani dari Tanah Bumbu merasa sangat senang bisa berlibur ke beberapa tempat wisata Kotabaru. “Alhamdulillah kemarin dan hari ini, objek wisata mulai dari Gedambaan, Mamake dan Siring Laut bisa didatangi,” ucapnya.

Tak kalah dengan wisata air, destinasi alam dan air pun ramai dikunjungi warga. Seperti di wisata Air Sirang Pitu di Desa Miawa, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin. Sejak hari pertama Lebaran, wisatawan sudah mulai berdatangan. Namun, lonjakan signifikan baru terjadi sehari hingga dua hari setelahnya, tepatnya pada Minggu dan Senin. “Hari lebaran ada saja yang datang, tapi pengunjung tidak begitu ramai,” terang Kepala Desa Miawa, Amat M, Selasa (24/3).

Memasuki hari berikutnya, situasi berubah drastis. Arus pengunjung meningkat tajam hingga membuat kawasan wisata dipadati wisatawan. “Minggu dan Senin kalau kita hitung-hitung pengunjungnya, masing-masing bisa sampai 2.000 orang yang datang,” jelasnya.

Daya tarik Air Sirang Pitu tidak hanya terletak pada panorama alamnya yang asri, tetapi juga fasilitas yang terus dilengkapi. Di antaranya tersedia WC, gazebo untuk bersantai, musala sementara, hingga wahana susur sungai menggunakan perahu karet yang kini menjadi primadona baru.

Konsep wisata alam yang ramah keluarga menjadikan lokasi ini sebagai pilihan favorit untuk menghabiskan waktu libur bersama. Anak-anak hingga orang dewasa tampak menikmati suasana, mulai dari bermain air hingga menjajal wahana sungai.

Destinasi Loksado di HSS pun tak luput dari kunjungan wisatawan. Bahkan, pada hari keempat Lebaran, Selasa (24/3), arus lalu lintas menuju wisata ini masih ramai. Wisatawan memenuhi tempat-tempat wisata, baik wisata air terjun, wisata bamboo rafting, wisata river tubing, hingga wisata air panas.

Puncak lonjakan wisatawan sudah terjadi pada Senin (23/3), saat itu terjadi kemacetan parah di jalur wisata. “Puncak wisata sudah terjadi Senin (23/3). Sampai siang ini, dan diprediksi sore hari akan dipadati oleh arus balik wisatawan yang menginap,” kata Kapolres HSS, AKBP Awaludin Syam, melalui Kapolsek Loksado, Iptu Salvius.

Editor: Oscar Fraby

Editor : Arief
#Kotabaru #Wisata #kalimantan selatan #hulu sungai selatan #Tanah Laut #Tapin #liburan #lebaran