BANJARBARU – Belasan ribu orang diperkirakan datang dan berangkat melalui melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor, Selasa (24/3). Menandai arus balik Lebaran 1447 Hijriah dimulai. Puncaknya, diprediksi terjadi pada Sabtu (28/3) mendatang.
Branch Communication & CSR Department Head Bandara Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor, menyebutkan jumlah penumpang harian sekitar 12.716 orang. “Sejumlah maskapai telah menyiapkan penerbangan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat arus balik. Kami prediksi puncak arus balik terjadi pada 28 Maret mendatang,” ujarnya.
Ia menerangkan, pergerakan penumpang Selasa (24/3) diperkirakan mencapai 12.624 orang dengan 94 pergerakan pesawat, baik kedatangan maupun keberangkatan. Berdasarkan data operasional, selama dua hari Lebaran pada 21 hingga 22 Maret 2026, total 12.958 penumpang telah dilayani melalui 118 penerbangan.
Rinciannya, pada hari pertama Lebaran tercatat 6.139 penumpang dengan 58 penerbangan, sedangkan hari kedua meningkat menjadi 6.819 penumpang dengan 60 penerbangan. Secara kumulatif, sejak H-8 hingga hari Lebaran, jumlah penumpang yang melintasi bandara ini mencapai 91.781 orang dengan 860 pergerakan pesawat.
Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik, pihak bandara bersama maskapai telah mengoperasikan sedikitnya 52 penerbangan tambahan. Langkah ini diharapkan mampu mengurai kepadatan serta memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang kembali ke daerah perantauan.
Berbeda dengan di bandara, arus balik mudik lebaran melalui moda transportasi air masih belum menunjukkan pergerakan. Pelabuhan Trisakti Banjarmasin masih tutup dan belum menerima kapal yang bersandar untuk penumpang komersial sejak 19 Maret 2026 lalu.
Koordinator Shift, PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) Cabang Banjarmasin, Hasrullah mengungkapkan gerbang kedatangan perdana arus balik untuk pemudik baru dibuka Rabu (25/3) siang ini. Ia menjelaskan, satu buah Kapal KM Dharma Rucitra akan bersandar sekitar pukul 13.00.
Pihaknya memprediksi puncak arus balik akan berlangsung cukup panjang hingga tanggal 6-8 April 2026 mendatang.
Sebelumnya, Koordinator Satelit PT IKT Cabang Banjarmasin, M. Pahriadi, mengatakan arus balik biasanya justru lebih padat. “Dalam satu tahun yang paling sibuk biasanya Idulfitri, terutama arus balik. Penumpang biasanya kembali membawa warga baru,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak terminal telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung. Posko terpadu angkutan Lebaran juga akan dioperasikan bekerja sama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Banjarmasin.
Posko tersebut akan memberikan layanan pengamanan, informasi, serta pelayanan bagi penumpang selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.
Di sisi lain, PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Trisakti mencatatkan jumlah peningkatan signifikan penumpang di Terminal Penumpang Trisakti Banjarmasin pada arus mudik Lebaran 2026. Per 19 Maret 2026 atau H-2 Lebaran, jumlah penumpang angkutan laut yang dilayani mencapai 18.446 orang. Jumlah tersebut meningkat sekitar 35 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 13.548 orang.
Editor: Oscar Fraby
Editor : Arief