KOTABARU - Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli mendadak merombak susunan kabinetnya di aula Kantor Bupati Kotabaru, Senin (16/3).
Dalam perombakan tersebut, ada enam pejabat Pimpinan Tinggi Pratama resmi berganti posisi. Langkah ini disebut-sebut sebagai ikhtiar untuk memacu mesin birokrasi yang lebih responsif di tengah tuntutan pelayanan publik yang kian meninggi.
Sektor pendapatan dan investasi menjadi sorotan utama dalam rotasi kali ini. Ronny Hendrayadi, yang selama ini mengawal Badan Pendapatan Daerah, kini harus berpindah tugas menakhodai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Sebaliknya, pos yang ditinggalkan Ronny kini diisi oleh Sonny Tua Halomoan, mantan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga.
Estafet kepemimpinan di sektor pariwisata pun turut bergeser. Kamirudin, yang sebelumnya mengurusi tumpukan literasi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, kini didapuk memimpin Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga.
Sementara itu, Muhammad Fuad Fahruddin melangkah ke arah berlawanan meninggalkan kursi Kepala DPMPTSP untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Kamirudin.
Di lingkaran strategis Sekretariat Daerah, pertukaran posisi juga terjadi pada jabatan Staf Ahli dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Johanuddin, yang semula merupakan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, kini resmi menjabat sebagai Kepala Badan Kesbangpol.
Ia bertukar tempat dengan Akhmad Rajudinoor, yang kini kembali ke Sekretariat Daerah untuk mengisi kursi Staf Ahli Bidang Ekonomi.
Muhammad Rusli menegaskan, bahwa pergeseran ini bukanlah sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen evaluasi kinerja.
“Saya berharap formasi baru ini mampu mengoptimalkan serapan anggaran dan menjalankan program kerja yang langsung menyentuh kepentingan warga Bumi Saijaan di sisa tahun anggaran ini,” tegasnya.
Editor : M Oscar Fraby