Harga Sembako Bergerak Jelang Lebaran ! Pemkab Tanah Bumbu Minta Distributor Tak Menimbun Stok

Zulqarnain RB • Dipublikasikan Senin, 16 Maret 2026 | 14:55 WIB

PANTAU HARGA: Tim Pemkab Tanah Bumbu saat memantau harga bahan pokok di salah satu pasar tradisional.
PANTAU HARGA: Tim Pemkab Tanah Bumbu saat memantau harga bahan pokok di salah satu pasar tradisional.

BATULICIN – Sejumlah harga bahan pokok di Kabupaten Tanah Bumbu mulai merangkak naik menjelang Idulfitri 2026. Meski begitu, pemerintah daerah memastikan stok pangan masih dalam kondisi aman.

Kepala Bidang Perdagangan dan Metrologi pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tanah Bumbu, Hendro Satria Rakhmatullah, mengatakan pemantauan terus dilakukan untuk memastikan pasokan bahan pokok tetap tersedia serta mengantisipasi lonjakan harga menjelang Lebaran.

“Secara umum ketersediaan bahan pokok masih cukup. Namun memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga dan fluktuasi,” ujarnya, Senin (16/3).

Hasil monitoring menunjukkan sebagian komoditas mengalami keterbatasan stok di tingkat distributor. Di Gudang Bintang Sinar Jaya, misalnya, stok beras dilaporkan menurun akibat kendala transportasi pengangkutan.

Beberapa merek beras yang tersedia antara lain Uduk Pink, Uduk Hijau, Putri Koki, dan Lima Saja.

Stok minyak goreng merek Fitri juga mengalami penurunan. Kondisi ini dipengaruhi kerusakan mesin produksi, hambatan distribusi, serta meningkatnya permintaan selama Ramadan. Sementara minyak goreng merek JAR yang diproduksi secara lokal masih tersedia dengan pasokan relatif aman.

Di sisi lain, stok pangan di gudang Perum Bulog masih terjaga. Minyak goreng Minyak Kita tercatat tersedia sekitar 3.000 liter dengan tambahan pasokan sekitar 21.000 liter yang akan didatangkan dari Kabupaten Kotabaru. Harga Minyak Kita dijual sekitar Rp14,5 ribu per liter.

Bulog juga memiliki cadangan beras sekitar 230 ton, dengan tambahan pasokan sekitar 160 ton yang akan datang. Selain itu, tersedia pula stok jagung sekitar 88 ton.

Pemantauan harga juga dilakukan di Pasar Harian Pelabuhan Speed di Kecamatan Simpang Empat dan Pasar Raya Bumi Pangeran Pagatan di Kecamatan Kusan Hilir.

Di Pasar Harian Pelabuhan Speed, harga bawang merah dan bawang putih tercatat sekitar Rp40 ribu per kilogram. Harga gula pasir Rp19 ribu per kilogram, telur ayam ras Rp32 ribu per kilogram, serta minyak goreng kemasan sekitar Rp21 ribu per liter.

Harga cabai merah besar berkisar Rp60 ribu per kilogram dan cabai keriting sekitar Rp50 ribu per kilogram. Daging sapi dijual sekitar Rp160 ribu per kilogram, sedangkan daging ayam ras sekitar Rp47 ribu per kilogram.

Sementara di Pasar Raya Bumi Pangeran Pagatan, harga bawang merah tercatat sekitar Rp45 ribu per kilogram dan bawang putih Rp35 ribu per kilogram. Harga telur ayam ras sekitar Rp33 ribu per kilogram, sedangkan Minyak Kita dijual sekitar Rp16 ribu per liter.

Harga daging ayam ras berkisar Rp44 ribu per kilogram, sementara daging sapi mencapai sekitar Rp180 ribu per kilogram.

Hendro menjelaskan kenaikan harga sejumlah komoditas dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya cuaca buruk yang menghambat distribusi serta meningkatnya permintaan selama Ramadan.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Kami juga mengingatkan distributor agar tidak menahan distribusi bahan pokok sehingga pasokan di pasar tetap terjaga,” pungkasnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
harga jelang lebaran Sembako Pemkab Tanah Bumbu