KOTABARU - Rezeki memang tidak pernah tertukar. Kalimat itu pantas menggambarkan nasib mujur yang dialami M Zaidan Senan.
Niat hati hanya ingin berburu takjil untuk berbuka puasa, ia justru ketiban durian runtuh membawa pulang satu unit sepeda motor Honda Vario 125 berkelir merah dari event UMKM Ramadhan Sa-Ijaan Fest 2026.
Penyerahan hadiah utama tersebut berlangsung meriah di lokasi pasar Ramadan, Rabu (18/2/2026).
Pantauan di lapangan, hadiah satu unit motor matic ini diserahkan langsung Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis kepada Zaidan, didampingi Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kotabaru, Risa Ahyani.
Terlihat, wajah Zaidan tampak tak bisa menyembunyikan rasa haru dan tidak percaya. Baginya, belanjaan takjil yang sudah dikumpulkannya dua minggu lalu itu menjadi investasi paling menguntungkan yang pernah ia rasakan.
"Benar-benar tidak menyangka. Awalnya cuma belanja takjil biasa, eh malah dapat motor. Terima kasih Bupati Kotabaru, ini berkah Ramadan yang luar biasa buat keluarga kami," ungkap Zaidan kepada Radar Banjarmasin.
Zaidan menceritakan keberuntungannya ini tidak datang dari satu lembar kupon saja. Selama gelaran fest berlangsung, ia cukup rajin mengumpulkan kupon setiap kali berbelanja takjil dan keperluan berbuka.
“Kemarin saya memasukkan sekitar 13 kupon. Memang saat mengisi itu ada sedikit harapan, ya saya isi saja sambil terus berdoa,” tambahnya.
Ia pun meyakini bahwa hadiah ini bukan sekadar faktor keberuntungan semata, melainkan ada campur tangan spiritual di dalamnya.
“Alhamdulillah tidak menyangka, mungkin ini juga berkat doa-doa dari Ibu saya,” ucapnya.
Ketika ditanya mengenai rencana ke depan terhadap hadiah motor tersebut, Zaidan menegaskan tidak akan menjualnya.
Motor persembahan Bupati Kotabaru itu akan ia simpan sebagai kenang-kenangan sekaligus alat transportasi harian. “Rencananya motor ini akan saya gunakan sendiri untuk keperluan sehari-hari,” pungkasnya.
Sementara, Wabup Kotabaru, Syairi Mukhlis menyampaikan penerahan hadiah ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari strategi pembangunan ekonomi kerakyatan.
Dengan adanya daya tarik hadiah besar, antusiasme warga untuk berbelanja di lapak UMKM lokal meningkat drastis.
“Kita ingin masyarakat senang, dan di sisi lain, pedagang UMKM kita juga terbantu karena dagangannya laris manis. Inilah esensi dari pembangunan ekonomi yang inklusif di Bumi Saijaan,” tutur Syairi.
Senada dengan itu, Kadiskoperindag Kotabaru, Risa Ahyani menyebutkan sistem kupon belanja kelipatan Rp20 ribu terutama dengan tambahan bonus kupon via QRIS Bank Kalsel terbukti ampuh meningkatkan literasi digital dan daya beli warga selama Ramadan.
Editor : Fauzan Ridhani