BANJARMASIN - Sebuah bangunan tua di kawasan Pasar Ujung Murung, dekat toilet wisata, Kelurahan Kertak Baru Ulu, Banjarmasin Tengah, ambruk pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.
Peristiwa ini membuat warga pasar geger.
Seorang perempuan bernama Suwarni (56) menjadi korban setelah tertimpa dinding beton bangunan tersebut.
Saat kejadian, korban diketahui sedang memasak di dalam bangunan yang ia sewa.
Korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Hasil pemeriksaan menunjukkan sejumlah tulang rusuknya patah.
“Langsung dirontgen. Tujuh tulang rusuk Ibu patah,” ujar Rahman, anak korban.
Saksi mata di lokasi, Ehen, mengatakan korban sempat berteriak meminta tolong ketika bangunan tiba-tiba roboh.
Warga sekitar kemudian bergegas menolong dengan mengangkat dinding beton yang menimpa korban.
“Korban sempat teriak minta tolong, bangunannya sudah tua. Saat itu, kami bergegas mengangkat dinding beton meski agak berat,” ungkap Ehen.
Menurutnya, bangunan tersebut sebenarnya sudah lama diingatkan warga agar tidak lagi digunakan karena kondisinya sangat rapuh. Struktur kayu terlihat lapuk, bangunan terbengkalai, bahkan atapnya tertekan batang pohon besar yang tumbuh di depan bangunan.
Ketua RT setempat, Nuruddin, menyebut bangunan tersebut sebenarnya sudah beberapa kali diwacanakan untuk dibongkar oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.
“Sudah sering, saya juga beberapa kali ikut rapat. Tiap ganti wali kota selalu tidak jadi,” ujarnya.
Ia juga mengaku tidak mengetahui pasti siapa pemilik bangunan tersebut. Namun, bangunan itu diketahui disewakan oleh ahli waris dari pemilik lama.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin segera melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Proses penanganan berlangsung sekitar 30 menit.
Anggota BPBD Banjarmasin, Andy Putra, menjelaskan kondisi bangunan memang sangat berbahaya. Dari hasil observasi, bangunan tersebut sudah miring hingga sekitar 30 persen.
“Ketika korban di dalam, dinding beton di dalam bangunan tersebut ambruk dan sempat menimpa korban,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Suwarni masih menjalani perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin.
Editor : Eddy Hardiyanto