Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ikuti Instruksi Mendagri, Yamin Pilih Stanby di Banjarmasin

Endang Syarifuddin • Kamis, 12 Maret 2026 | 10:24 WIB

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin menyatakan tetap standby di Banjarmasin selama periode Lebaran mengikuti instruksi Mendagri.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin menyatakan tetap standby di Banjarmasin selama periode Lebaran mengikuti instruksi Mendagri.

BANJARMASIN – Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang meminta kepala daerah tetap berada di wilayahnya selama libur Lebaran mendapat respons dari Pemerintah Kota Banjarmasin. Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin memastikan tetap berada di daerah guna memastikan kondisi kota tetap terkendali.

Yamin menyatakan mendukung arahan tersebut. Menurutnya, kepala daerah memang harus memastikan kesiapsiagaan daerah, terutama ketika aktivitas masyarakat meningkat pada masa mudik dan hari raya.

“Kami sangat mengapresiasi dan sepakat dengan Mendagri. Pada saat hari raya maupun hari libur, kepala daerah memang diharapkan tetap standby di daerah masing-masing untuk memastikan kesiapsiagaan,” ujarnya disela buka puasa bersama kader Gerindra Kota Banjarmasin, Rabu (11/3/2026) malam.

Ia menegaskan, jangan sampai kepala daerah justru berada di luar daerah ketika terjadi persoalan di wilayahnya. Karena itu, dirinya memilih tetap berada di Banjarmasin selama periode Lebaran. “Kami sangat setuju untuk tetap standby di daerah,” tegasnya.

Menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat menjelang Lebaran, Pemko Banjarmasin juga menyiapkan sejumlah langkah. Salah satunya meminta dinas terkait melakukan pendataan mobilitas penduduk, khususnya arus keluar-masuk masyarakat selama periode mudik.

Sebagai kota perdagangan dan jasa mobilitas penduduk cukup tinggi. Banyak warga dari kabupaten/kota lain datang untuk bekerja maupun beraktivitas bisnis.

“Yang pasti saya sudah meminta dinas terkait melakukan pendataan, baik masyarakat yang keluar daerah maupun yang masuk ke Banjarmasin. Ini penting untuk melihat dinamika kependudukan,” ujarnya

Selain itu, Pemko juga menginstruksikan dinas terkait untuk memantau harga bahan pokok menjelang Idulfitri. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga di pasar.

“SKPD terkait sudah saya instruksikan untuk melakukan pemantauan harga bahan pokok agar tidak terjadi lonjakan,” ungkapnya.

Upaya menjaga stabilitas harga juga dilakukan melalui pelaksanaan pasar murah yang digelar secara berkala.
“Dinas Perdagangan bersama pihak terkait terus melaksanakan pasar murah untuk membantu masyarakat dan menjaga stabilitas harga bahan pokok,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui inflasi di daerah sempat mengalami kenaikan, salah satunya dipengaruhi oleh kenaikan harga emas.

Untuk memastikan kesiapsiagaan selama periode Lebaran, Pemko Banjarmasin juga akan menggelar rapat koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dalam pertemuan itu untuk memastikan kesiapsiagaan menjelang Lebaran, terutama pada periode H-3 hingga H+7.

Dalam rapat tersebut, akan memetakan sejumlah titik yang dinilai rawan dan perlu mendapat perhatian khusus.

“Kita akan petakan titik-titik yang perlu mendapat perhatian, kemudian bersama Forkopimda akan turun langsung melakukan pemantauan. Kemungkinan juga pada malam takbiran kita akan turun bersama,” pungkas Yamin.

Editor : M Oscar Fraby
#mendagri #banjarmasin #mudik