Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pemko Banjarmasin Pastikan Stok Gas Melon Aman di Bulan Ramadan ! Pengawasan Tetap Diperketat

Endang Syarifuddin • Senin, 9 Maret 2026 | 14:58 WIB

SUSUN: Tabung gas melon di salah satu pangkalan di Banjarmasin.
SUSUN: Tabung gas melon di salah satu pangkalan di Banjarmasin.

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memastikan ketersediaan elpiji 3 kilogram atau gas melon masih aman selama bulan suci Ramadan.

Hingga saat ini, pemerintah mengaku belum menerima laporan adanya kelangkaan maupun keluhan dari masyarakat terkait gas bersubsidi tersebut.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdakota Banjarmasin, Siane Apriliawati, mengatakan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan stok LPG bersubsidi masih mencukupi kebutuhan warga.

“Sampai saat ini kami belum menerima keluhan terkait ketersediaan gas elpiji 3 kilogram ini. Artinya itu aman,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, kondisi pasokan yang stabil juga berdampak pada harga di tingkat agen maupun pangkalan yang masih relatif terkendali.

Hingga kini belum ditemukan lonjakan harga yang signifikan.

Jika melihat tren permintaan saat ini, pemerintah memperkirakan pasokan gas melon masih mencukupi hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Jika melihat trennya sampai saat ini, kemungkinan ketersediaan hingga harga gas melon aman sampai lebaran nanti,” jelasnya.

Meski demikian, Pemko Banjarmasin tetap melakukan pemantauan secara intensif terhadap distribusi dan permintaan elpiji di masyarakat.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan yang biasanya terjadi menjelang Ramadan hingga Lebaran.

Jika nantinya terjadi peningkatan permintaan secara signifikan, pemerintah akan berkoordinasi dengan Pertamina untuk menambah pasokan, termasuk membuka kemungkinan pelaksanaan operasi pasar.

“Apakah mungkin kita akan melaksanakan operasi pasar seperti yang pernah kita lakukan sebelumnya dalam mengendalikan tingginya permintaan gas Elpiji ini,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Hendra dari Fraksi PKS, menyambut baik jaminan ketersediaan elpiji 3 kilogram selama Ramadan.

Namun ia mengingatkan pemerintah agar tetap memperketat pengawasan distribusi di lapangan. Menurutnya, persoalan yang sering muncul setiap tahun bukan pada stok di tingkat agen, melainkan distribusi hingga harga di tingkat pengecer.

“Kami tentu menyambut baik jika pemerintah memastikan setok elpiji 3 kilogram aman selama Ramadan. Namun pengalaman setiap tahun menunjukkan persoalan sering terjadi pada distribusi dan harga di tingkat pengecer,” ujarnya.

Karena itu, DPRD mendorong pengawasan lebih ketat terhadap pangkalan dan rantai distribusi agar gas bersubsidi tetap tepat sasaran.

“Kami mendorong pengawasan yang lebih ketat terhadap pangkalan dan rantai distribusi, agar gas bersubsidi tetap tersedia bagi masyarakat yang berhak, harga tetap stabil, serta tidak dimanfaatkan oleh pihak yang seharusnya tidak menerima subsidi,” tegasnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
#pengawasan #pemko banjarmasin #ramadan #gas melon