PARINGIN - Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Kabupaten Balangan tahun 2026 dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Stok beras yang tersimpan di gudang Bulog saat ini diproyeksikan mampu menutupi kebutuhan warga jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat hingga satu tahun ke depan.
Ketersediaan beras ini menjadi jaminan bagi warga Bumi Sanggam yang tinggal di daerah rawan banjir dan kebakaran. Berdasarkan data penyaluran, bantuan pangan yang sudah dikucurkan pemerintah daerah sebelumnya mencapai 36 ton untuk membantu warga di lokasi bencana. Stok fisik di gudang disiapkan agar saat musibah datang, bantuan bisa langsung dikirim tanpa harus menunggu proses birokrasi pengadaan yang lama.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan, Dewi Diniati menjelaskan bahwa kekuatan stok saat ini berasal dari sisa cadangan tahun berjalan ditambah rencana pengadaan baru. Penggabungan ini dilakukan agar jumlah beras yang tersedia tetap berada pada angka yang ideal.
"Saat ini sisa Cadangan Pangan Pemerintah Kabupaten Balangan tahun 2026 sebanyak 118 ton, ditambah dengan rencana pengadaan sebanyak 52 ton pada tahun ini yang penyimpanannya dilakukan di Bulog," ujar Dewi.
Dewi memaparkan bahwa beras tersebut memang dikhususkan sebagai bantuan pascabencana. Tujuannya agar warga yang terdampak musibah tetap bisa makan meski akses pangan mereka terganggu. Sejauh ini, stok yang ada dinilai sangat efektif untuk menekan risiko kerawanan pangan di lapangan.
"Pemakaian cadangan pangan ini biasanya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana seperti banjir dan kebakaran. Sampai saat ini total yang telah digunakan sekitar 36 ton," jelasnya.
Dengan total stok yang mencapai 170 ton, DKP3 menjamin masyarakat tidak perlu khawatir soal bantuan pangan darurat. Hitungan kebutuhan tahunan menunjukkan bahwa persediaan beras tersebut masih sangat cukup untuk menutupi potensi kejadian luar biasa di seluruh wilayah Balangan.
"Kami pastikan cadangan pangan yang tersedia saat ini masih cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga satu tahun ke depan, khususnya untuk penanganan kondisi darurat di Kabupaten Balangan," ungkapnya.