Kegiatan yang dimulai pukul 09.15 WITA tersebut dihadiri sekitar 90 peserta, terdiri dari unsur pemerintah kecamatan, para pambakal se-Kecamatan Kertak Hanyar, peserta Program Penguatan Berbasis Masyarakat (PBBM), serta panitia pelaksana.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan H. Abdullah Fahtar, menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana di daerah.
Menurut Fahtar, program pengurangan risiko bencana (PRB) yang dijalankan BPBD Kabupaten Banjar dilakukan secara komprehensif, mulai dari tahap prabencana, saat tanggap darurat hingga pascabencana.
“Fokus BPBD Banjar pada 2024 hingga 2025 adalah memperkuat partisipasi masyarakat serta meningkatkan ketangguhan daerah terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, karhutla, hingga cuaca ekstrem,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penanggulangan bencana memiliki empat fase utama yang saling berkaitan, yakni mitigasi, kesiapsiagaan, respons, serta pemulihan. Keempat tahapan tersebut menjadi siklus berkelanjutan dalam mengurangi dampak bencana sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai langkah kesiapsiagaan, seperti simulasi evakuasi, penyusunan tas siaga bencana atau go-bag, serta pelatihan pertolongan pertama saat kondisi darurat.
Sementara itu, Camat Kertak Hanyar Gusti M Noviar Hidayat menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kehadiran seluruh pambakal di wilayah Kertak Hanyar yang ikut berpartisipasi dalam penguatan kesiapsiagaan bencana di tingkat desa.
Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Banjar berharap masyarakat semakin memahami potensi risiko bencana yang ada di wilayahnya serta mampu melakukan langkah mitigasi secara mandiri.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai lembaga terkait dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan ketangguhan daerah terhadap bencana di Kabupaten Banjar.
Editor : Nurhidayat