MARABAHAN - Sejak memasuki bulan Ramadan, volume sampah di sejumlah wilayah di Kabupaten Barito Kuala (Batola) mengalami peningkatan. Baik sampah organik maupun nonorganik tercatat lebih tinggi dibanding hari biasa.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batola, Abdi Maulana mengungkapkan, selama bulan Ramadan timbulan sampah mencapai sekitar 54 ton per hari. Angka tersebut naik dari rata-rata harian normal yang berkisar 40 hingga 50 ton per hari.
"Untuk kecamatan penyumbang sampah terbanyak masih Kecamatan Alalak, hampir 50 persen dari total timbulan. Jenis sampah terbanyak adalah sampah organik sekitar 60 persen," bebernya, Selasa (3/3).
Menurutnya, peningkatan ini dipicu aktivitas masyarakat selama Ramadan, mulai dari belanja kebutuhan berbuka hingga meningkatnya konsumsi rumah tangga.
Abdi mengungkapkan, DLH Batola saat ini berupaya meningkatkan proses pemilahan sampah agar volume yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir (TPA) bisa ditekan. "Sementara residu masih dibuang ke UPTD TPA Sampah Regional Banjarbakula di Banjarbaru," ungkapnya.
Terkait potensi lonjakan sampah saat libur Idulfitri nanti, pihaknya mengaku masih melakukan pembahasan internal, khususnya terkait pengerahan personel untuk mengantisipasi peningkatan volume sampah.
"Kami masih perlu membicarakan secara internal, terutama terkait pengerahan pasukan untuk antisipasi sampah saat liburan Idulfitri," pungkasnya.
Baca kumpulan berita terpopuler RADAR BANJARMASIN di Google News. Klik di sini
Editor: Sutrisno
Editor : Arief