BANJARMASIN – Memanasnya situasi di Timur Tengah dipastikan tidak mengganggu ibadah jemaah umrah asal Banua.
Sebanyak 58 jemaah Ramasindo Travel dilaporkan dalam kondisi aman dan tetap menjalankan ibadah dengan tenang di Tanah Suci.
Direktur Utama Ramasindo Travel, Boy Rahmadi Nafarin, menegaskan seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan tidak mengalami gangguan selama beribadah.
“Alhamdulillah, seluruh jemaah kami dalam kondisi sehat dan baik. Situasi di Makkah dan Madinah aman dan terkendali, tidak ada kekhawatiran terkait kondisi Timur Tengah,” ujarnya, Senin (2/3/2026) sore.
Meski pemerintah mengimbau penundaan keberangkatan bagi jemaah yang masih berada di Tanah Air, pihaknya terus memantau kondisi jemaah yang sudah berada di Arab Saudi.
“Untuk jadwal kepulangan ke Tanah Air, Alhamdulillah masih berjalan normal. Tidak ada hambatan penerbangan maupun penutupan jalur yang berdampak pada jemaah kami,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, pihak travel telah menyiapkan berbagai skenario darurat, mulai dari alternatif akomodasi hingga koordinasi dengan mitra dan maskapai.
“Kami sudah menyiapkan plan A, B, dan C sebagai bentuk mitigasi risiko. Ini bagian dari tanggung jawab kami agar jemaah tetap aman dalam kondisi apa pun,” jelasnya.
Boy juga memastikan kondisi psikologis jemaah tetap stabil.
Seluruh peserta umrah dinilai fokus beribadah dan tidak terpengaruh isu global.
“Kami minta jemaah memberi kabar ke keluarga bahwa kondisi di Makkah dan Madinah aman, ibadah berjalan normal dan nyaman,” tambahnya.
Ia turut mengapresiasi langkah cepat Kementerian Agama Kalimantan Selatan yang melakukan pendataan jemaah asal daerah di Tanah Suci sebagai dasar koordinasi jika terjadi kondisi darurat.
Terkait dampak konflik geopolitik internasional terhadap layanan umrah dan haji, Boy menilai pengaruhnya belum signifikan. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi situasi global.
“Tidak perlu mencemaskan secara berlebihan. Kondisi di Makkah dan Madinah aman dan terkendali. Jemaah bisa beribadah dengan tenang dan nyaman,” pungkasnya.
Editor : Eddy Hardiyanto