KANDANGAN – PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi di seluruh Indonesia mulai 1 Maret 2026. Kenaikan ini mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formula harga dasar BBM.
Di wilayah Kalimantan Selatan, sejumlah jenis BBM nonsubsidi mengalami kenaikan cukup signifikan.
Harga Pertamax kini menjadi Rp12.900 per liter, Pertamax Turbo Rp13.650 per liter, Dexlite Rp14.800 per liter, dan Pertamina Dex Rp15.100 per liter.
Sementara di Pertashop, Pertamax dijual Rp12.800 per liter.
Kenaikan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Melinda, karyawan SPBU Pertamina di Desa Kaliring, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
“Benar, per 1 Maret 2026 ini ada kenaikan, berdasarkan informasi tadi malam, ada kenaikan harga BBM, terutama untuk 2 jenis, yaitu Pertamax yang sakarang harganya 12.900, dan Dexlite yang sekarang harganya 14.800. Kenaikan harga sekitar 500 rupiah dari harga awal,” ujar Melinda, Sabtu (28/2/2026) malam.
Meski demikian, tidak semua jenis BBM mengalami penyesuaian harga.
“Untuk Pertalite dan Solar tidak ada kenaikan,” tambahnya.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini merupakan bagian dari penyesuaian berkala yang mengikuti fluktuasi harga minyak dunia serta regulasi pemerintah. Hingga Minggu pagi, operasional SPBU di wilayah Hulu Sungai Selatan terpantau berjalan normal tanpa antrean panjang.
Editor : Eddy Hardiyanto