PELAIHARI - Upaya penanganan banjir di Kecamatan Bumi Makmur, Kurau hingga Bati-Bati terus dikebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) kini fokus pada pembongkaran tabat dan pembuatan sodetan sungai sebagai solusi cepat mengurangi genangan.
Pekerjaan pembongkaran tabat STI di wilayah Desa Kurau Utara hingga Handil Maluka, Kecamatan Bumi Makmur, masih berlangsung. Sejumlah alat berat, mulai dari eskavator amfibi hingga long arm, dikerahkan untuk mempercepat proses yang telah dimulai sejak pekan ketiga Januari 2026 tersebut.
Sementara itu, dua sodetan menuju Desa Handil Maluka sudah rampung dan mulai berfungsi sejak bulan lalu. Satu sodetan berukuran lebih besar juga tengah dalam tahap penyelesaian.
Langkah ini menjadi perhatian serius Bupati Tala H Rahmat Trianto, mengingat wilayah Bumi Makmur, Kurau, dan Bati-Bati kerap dilanda banjir saat curah hujan tinggi. Bahkan, sejak Desember 2025 lalu, banjir sempat berlangsung lebih dari sebulan dan memaksa ratusan warga mengungsi.
Tak hanya mengandalkan pembangunan sodetan, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah lanjutan berupa normalisasi sungai. Program ini mencakup pengerukan sedimentasi, pelebaran alur, hingga penguatan tebing sungai guna meningkatkan kapasitas aliran air.
Pada Kamis (26/2), Bupati Rahmat turun langsung meninjau kondisi lapangan dengan menyusuri sungai menggunakan kelotok kecil. Turut mendampingi Camat Bumi Makmur, Imam Era Wahyudi, kepala desa setempat, serta tim teknis dari dinas terkait.
“Kemarin beliau bersama kami menyisir sungai untuk melihat langsung kondisi di lapangan, terutama terkait rencana pengerukan muara dan alur sungai yang mengalami sedimentasi,” ujar Imam, Jumat (27/2).
Menurutnya, pendangkalan di sejumlah titik menjadi salah satu penyebab utama lambatnya aliran air, sehingga memperparah banjir saat hujan deras.
Bupati Rahmat menegaskan, normalisasi sungai bukan sekadar respons terhadap bencana, melainkan langkah jangka panjang untuk melindungi masyarakat di daerah rawan banjir.
“Ini adalah komitmen kami agar masyarakat merasa aman dan nyaman, terutama saat musim hujan,” tegasnya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief