Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dorong Diversifikasi Pangan dan Tekan Stunting, DKPP Tanah Laut Perkuat Pengawasan Pangan dan Gencarkan B2SA

Norsalim Yahya • Rabu, 25 Februari 2026 | 12:11 WIB

PAPARKAN: Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan DKPP Kabupaten Tanah Laut, Dila Arisanti.
PAPARKAN: Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan DKPP Kabupaten Tanah Laut, Dila Arisanti.

PELAIHARI - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tanah Laut (Tala) terus memperkuat pengawasan keamanan pangan di tengah masyarakat, sekaligus menggencarkan kampanye konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Upaya ini dilakukan untuk mendorong diversifikasi pangan serta menekan angka stunting di daerah.

Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan DKPP Tala, Dila Arisanti menjelaskan, salah satu fokus utama pihaknya tahun ini adalah memastikan keamanan pangan segar asal tumbuhan (PSAT) yang beredar di pasar tradisional. Pengawasan dilakukan melalui uji sampel secara kualitatif yang dilaksanakan secara berkala di pasar-pasar di 11 kecamatan.

“Pengujian dilakukan pada sayur, ikan, hingga ayam untuk mendeteksi kandungan berbahaya seperti formalin dan residu pestisida. Kami menggunakan alat uji sederhana berupa test kit,” ujarnya, Selasa (24/2).

Selain pengawasan pasar, DKPP juga menyasar sekolah-sekolah, khususnya di wilayah dengan angka stunting yang masih menjadi perhatian. Edukasi diberikan kepada orang tua agar lebih kreatif dalam menyajikan makanan bergizi dan tidak terpaku pada satu jenis lauk.

“Masyarakat diharapkan menerapkan pola makan B2SA. Orang tua perlu menyajikan makanan yang mengandung karbohidrat, sayur, protein seperti ikan, serta buah. Jangan hanya nasi dan telur tanpa sayuran,” tambahnya.

Dila menekankan pentingnya asupan protein hewani bagi anak usia dini dan sekolah, yang dapat diperoleh dari ikan, telur, serta unggas seperti ayam dan bebek. Ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pangan lokal yang lebih terjangkau dan mudah didapat.

Menariknya, dalam setiap kegiatan sosialisasi, DKPP turut membagikan bibit tanaman kepada masyarakat dan sekolah. Langkah ini bertujuan mengenalkan sumber pangan sejak dini sekaligus memastikan konsumsi sayuran yang segar dan aman.

“Kami membagikan bibit sayuran agar anak-anak mengenal pangan lokal dan terbiasa mengonsumsi makanan sehat,” jelasnya.

Di sisi lain, DKPP Tala juga menyediakan layanan sertifikasi keamanan pangan segar asal tumbuhan produk dalam negeri usaha kecil (PSAT-PDUK) secara gratis. Sertifikat ini menjadi bentuk izin edar bagi produk pangan segar yang dihasilkan pelaku usaha mikro dan kecil.

Editor: Arif Subekti

Editor : Arief
#Tanah Laut #dkpp