Pantauan Radar Banjarmasin di lapangan, masyarakat mulai ramai sejak pukul 15.00 Wita. Akses jalan yang sengaja ditutup dan dialihkan, membuat kawasan ini berubah menjadi zona pejalan kaki yang nyaman bagi pemburu takjil.
Ada 137 lapak UMKM yang di lokasi itu. Berbagai kue khas Banjar pun tersedia. Seperti Bingka Kentang, Amparan Tatak dan lain-lain.
Beragam es segar dan minuman berwarna-warni juga berjejer, seolah siap melepas dahaga saat azan Magrib berkumandang.
"Siring Laut ini paket lengkap. Tempatnya luas, pilihan makanannya sangat banyak dan terkumpul satu titik. Habis berburu makanan, bisa langsung santai di pinggir laut melihat kapal lewat," ujar Junia salah satu warga.
Sementara, Nursyifa salah satu pedagang juga merasa sangat senang karena jualannya laku.
“Tahun ini memang beda, mungkin karena ramai CFD kemarin tiap hari Minggu ya makanya masyarakat kaya sudah terbiasa,” jelasnya.
Ditambah lagi lanjutnya, adanya hadiah yang akan diundi tiap minggu bagi pembeli dan pedagang. Ini menambah ramai pembeli.
Sedangkan Kepala Diskoperindag Kotabaru, Risa Ahyani, Kamis (19/2) sore saat pembukaan diwawancarai Radar Banjarmasin mengingatkan kepada pengunjung untuk tidak membuang nota belanja mereka.
"Jangan lupa minta nota. Belanja Rp20 ribu dapat satu kupon, kalau bayar pakai QRIS dapat dua. Siapa tahu pulang bawa takjil, pulangnya lagi bisa bawa motor hadiah undian," tutupnya.
Editor : Sutrisno